Jadi Artis? Bersahabatlah dengan Media  

Naomi Siregar
18/12/2009 15:38 | Selebritas
Liputan6.com, Jakarta: Cara Luna Maya meluapkan kekesalan pada media mengundang beragam reaksi dari sesama rekan selebriti. Kebanyakan menyayangkan sikap
Luna yang terlalu emosi. Apalagi, perempuan tinggi semampai itu sudah dibesarkan dan memperoleh nama besar lewat publikasi infotainment.

Akibat makian di situs jejaring sosial twitter, Luna pun diadukan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) seksi infotainment ke Kepolisian Daerah Metro Jaya. Menurut Dinda Kanyadewi, sikap arogan hanya akan membuat hubungan artis dan wartawan menjadi buruk. Pasalnya, selebriti bukan dan tidak akan dikenal publik tanpa peran media, terutama infotainment.

Toh, jika seorang selebriti berprestasi, infotainment dengan senang hati mempublikasikan. Namun harus bisa diterima juga, bila ada kabar tak sedap, itu akan menjadi buruan utama. "Wartawan itu bisa baik, bisa jahat sama kita," celetuk Shireen Sungkar, seperti dilansir Hot Shot SCTV, Jumat (18/12). Hal senada disampaikan Donna Agnesia yang menilai, artis harus lebih berhati-hati dalam bersikap.

Lalu bagaimana mestinya berhadapan dengan awak media? "Kalau ada berita yang tidak benar, panggil saja wartawannya. Bicarakan secara baik-baik," kata Andy Soraya. Ia menambahkan, seorang artis harus bisa menjaga hubungan baik dengan media karena berpengaruh pada penilaian masyarakat. Sementara Arumi Bachsin lebih memilih melakukan konferensi pers hingga masalah terselesaikan.

Lain lagi Julia Perez yang lebih akrab dengan awak media. Bagi model sekaligus pedangdut seksi ini, kalau seseorang belum siap menjadi artis, lebih baik hati-hati. Menurutnya, salah satu tugas selebriti adalah memenuhi kebutuhan berita media. Jika artis keluar dari rumah, dia harus siap menjadi milik orang banyak. "Susah senang, kalian selalu hadir. Jadi kalau media butuh, kenapa mesti menghindar," ujarnya.(YUS)


Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code