Berita Terpopuler
Lindsay Lohan Mengaku Bersalah
Michael Douglas Yakin Sembuh
Opick "Tombo Ati" Jadi Produser dan Sutradara
Sheza Idris Jualan Aksesori
Susan Boyle Pindah Ke Rumah Senilai Rp 4 Miliar
Faank "Wali" Berbuka Puasa Sambil Berbagi
Ulang Tahun ke-52, Din Syamsudin Gelar Syukuran
Malam "Lailatul Qadar," Syaiful Jamil Beritikaf
Sidang Anna-Gugun tentang Hak Asuh Anak
Pupus Sudah Permohonan Keringanan Soraya
Pundi Amal SCTV Resmikan Sekolah di Padang
Bonifacius Jaka

29/07/2010 11:51 | Selebritas
Liputan6.com, Agam: Anak-anak di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, yang sekolahnya luluh lantak karena gempa bumi, kini sudah bisa kembali mendapat pendidikan layak. Jika biasanya selama ini para siswa belajar di tenda pengungsian, sejak Rabu (28/7) kemarin, para siswa bisa kembali belajar di ruang kelas yang baru. Hal itu boleh terwujud setelah Tim Pundi Amal SCTV membangun sekolah di Kabupaten Agam, Sumbar, selama lebih kurang enam bulan.
Gedung sekolah baru itu diresmikan Mentri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh yang membubuhkan tanda tangan di prasasti di sekolah tersebut. Tak hanya itu, Direktur Utama SCTV Fofo Sariaatmadja juga menyaksikan persemian tersebut.
"Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada SCTV. Tadi saya liha,t mereka banyak yang menangis terharu karena senang. Tadinya sekolah di tenda-tenda sekarang dapat gedung bagus semoga semakin giat belajar," kata Mohammad Nuh.
Tak hanya itu, Mendiknas juga keliling sekolah sambil mengajarkan langsung para siswa seni melipat kertas atau origami sambil sesekali bertanya pendapat anak-anak yang tengah belajar.(BJK/SHA)
Gedung sekolah baru itu diresmikan Mentri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh yang membubuhkan tanda tangan di prasasti di sekolah tersebut. Tak hanya itu, Direktur Utama SCTV Fofo Sariaatmadja juga menyaksikan persemian tersebut.
"Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada SCTV. Tadi saya liha,t mereka banyak yang menangis terharu karena senang. Tadinya sekolah di tenda-tenda sekarang dapat gedung bagus semoga semakin giat belajar," kata Mohammad Nuh.
Tak hanya itu, Mendiknas juga keliling sekolah sambil mengajarkan langsung para siswa seni melipat kertas atau origami sambil sesekali bertanya pendapat anak-anak yang tengah belajar.(BJK/SHA)