Berita Terpopuler
Lindsay Lohan Mengaku Bersalah
Michael Douglas Yakin Sembuh
Opick "Tombo Ati" Jadi Produser dan Sutradara
Sheza Idris Jualan Aksesori
Susan Boyle Pindah Ke Rumah Senilai Rp 4 Miliar
Faank "Wali" Berbuka Puasa Sambil Berbagi
Ulang Tahun ke-52, Din Syamsudin Gelar Syukuran
Malam "Lailatul Qadar," Syaiful Jamil Beritikaf
Sidang Anna-Gugun tentang Hak Asuh Anak
Pupus Sudah Permohonan Keringanan Soraya
Armada Tak Setuju Tayangan Infotaiment Dibubarkan
Rochmanuddin
29/07/2010 13:44 | Infotaintment
Liputan6.com, Jakarta: Tak semua orang benci dengan tayangan infotaintment, termasuk kalangan selebritis yang kerap menjadi "korban". Personil band Armada termasuk yang tak setuju infotaintment dibubarkan.
"Yah nggak lah, kita sih ditengah-tengah aja," ujar Rizal, vokalis band Armada saat ditemui di Jakarta, Kamis (29/7). "Gini, sebenernya kalo itu ngomongin infotainment di indonesia, di
Indonesia masih belum jelas apa negara hukum, negara agama, negara liberal apa negara hutan..,
jadi kalau bilang haram yah gak tahu juga, karena beda dengan di luar negeri, berita tentang aib siapa bebas diberitain karena mereka negara liberal," ujarnya.
Namun yang pasti menurut personil Armada itu, infotaiment cukup memberikan sisi positif, meski banyak juga sisi negatif dan kurang bermanfaat. "Selama ini buat Armada sangat menguntungkan
yah, menguntungkan banget, yah alhamdulilah sangat membantu banget, disemua hal," ujar Rizal.
Bagi personil band yang baru-baru ini meledak dengan single pertamanya berjudul "Mau Dibawa Kemana", yang penting infotaintmen jangan berlebihan. "Kayak makan tahu aja, kalo kepedesan
juga kan gak enak, nah sebenernya yg berlebihan itu yang negatif, yang gosip-gosip gak bener kayak fitnah," lanjutnya.
Saat disinggung soal Fatwa haram yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap tayangan infotaintmen [baca: MUI Haramkan Infotainment], Rizal dan kawan-kawan enggan berkomentar. "Ini bukan konteks gue untuk ngomong. Mungkin dari sekarang mungkin niatnya bener, tapi mungkin harusnya dijelaskan aja haramnya yang mana, biar lebih jelas. Tergantung beritanya yang diekspose, yang gibah dan fitnah. Kalau itu haram yang fitnah jelas haram," imbuh Rizal.(mla)
"Yah nggak lah, kita sih ditengah-tengah aja," ujar Rizal, vokalis band Armada saat ditemui di Jakarta, Kamis (29/7). "Gini, sebenernya kalo itu ngomongin infotainment di indonesia, di
Indonesia masih belum jelas apa negara hukum, negara agama, negara liberal apa negara hutan..,
jadi kalau bilang haram yah gak tahu juga, karena beda dengan di luar negeri, berita tentang aib siapa bebas diberitain karena mereka negara liberal," ujarnya.
Namun yang pasti menurut personil Armada itu, infotaiment cukup memberikan sisi positif, meski banyak juga sisi negatif dan kurang bermanfaat. "Selama ini buat Armada sangat menguntungkan
yah, menguntungkan banget, yah alhamdulilah sangat membantu banget, disemua hal," ujar Rizal.
Bagi personil band yang baru-baru ini meledak dengan single pertamanya berjudul "Mau Dibawa Kemana", yang penting infotaintmen jangan berlebihan. "Kayak makan tahu aja, kalo kepedesan
juga kan gak enak, nah sebenernya yg berlebihan itu yang negatif, yang gosip-gosip gak bener kayak fitnah," lanjutnya.
Saat disinggung soal Fatwa haram yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap tayangan infotaintmen [baca: MUI Haramkan Infotainment], Rizal dan kawan-kawan enggan berkomentar. "Ini bukan konteks gue untuk ngomong. Mungkin dari sekarang mungkin niatnya bener, tapi mungkin harusnya dijelaskan aja haramnya yang mana, biar lebih jelas. Tergantung beritanya yang diekspose, yang gibah dan fitnah. Kalau itu haram yang fitnah jelas haram," imbuh Rizal.(mla)