Sukses

Piala Oscar Butuhkan Dana Fantastis, Ini Rinciannya

Liputan6.com, Jakarta Ajang penganugerahan film terbaik Amerika Serikat, Academy Awards atau yang biasa disebut Piala Oscar, baru saja usai terlaksana. Perhelatan bergengsi ini tentu saja menampilkan segala kemewahan.

Namun pernah tahu kah anda berapa kisaran biaya yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan Piala Oscar? Tentu saja acara bergensi tersebut sangat menguras biaya. Bahkan tidak sedikit biaya yang dibutuhkan untuk menyelenggarakannya.

Bahkan menurut dewan kota Los Angeles kepada HollywoodReporter mengungkapkan, pada tahun 2013, mereka meraup untung sebesar US$ 130 juta atau Rp 1,7 triliun akibat demam Piala Oscar waktu itu. Jumlah yang menggiurkan bukan?

Di tahun yang sama, pihak Academy Awards juga mengungkapkan meraih pendapatan sekitar US$ 89,6 juta atau Rp 1,1 triliun. Sebagian besar pendapatan itu diraih oleh Walt Disney Co yang membayar US$ 75 juta atau hampir Rp 1 triliun per tahun untuk menyiarkan di ABC sampai 2020.

Itulah tadi sekilas dari pendapatan Piala Oscar, dan kini saatnya kita bedah kisaran biaya pengeluarannya.

1 dari 3 halaman

The Academy Awards

The Academy Awards :

Untuk honor produser, waktu tahun 2013 adalah Craig Zadan dan Neil Meron, AMPAS menyiapkan dana US$ 100 ribu atau Rp 1,2 miliar. Untuk Host US$ 15 ribu atau Rp 200 juta. Patung oscar berlapis emas 24 karat senilai US$ 45 ribu atau Rp 600 juta. Biaya keamanan mencapai US$ 250 ribu atau Rp 3,2 miliar. Penyanyi pada tahun 2013 dengan dibintangi Adele, Norah Jones, dan lain-lainnya mencapai US$ 14 ribu Rp 180 juta.

Set tata suara, panggung, dan acara mencapai US$ 1 juta atau Rp 12 miliar. Karpet merah sendiri menghabiskan anggaran US$ 25 ribu atau Rp 323 juta dengan panjang 500 meter dan lebar 33 meter. Hanya untuk kebutuhan upacara Piala Oscar, setidaknya Academy of Motion Pictures Art and Sciences (AMPAS) menghabiskan biaya sekitar US$ 21,8 juta atau Rp 281 miliar.

 

2 dari 3 halaman

Biaya Lainnya

Biaya Lainnya :

Untuk mempersiapkan penyelenggaraan Piala Oscar, tentu saja membutuhkan promosi dengan memutar seluruh film yang masuk dalam nominasi Oscar. Pemutaran dilakukan di Los Angeles, New York, dan London. Seluruhnya membutuhkan dana sebesar US$ 250 ribu atau Rp 3,2 miliar.

Sedangkan untuk perlindungan merek dagang dan berbagai perijinan, membutuhkan dana sekitar US$ 1,5 juta atau Rp 19,4 miliar. Biaya tersebut sekaligus untuk pembiayaan website milik Oscar.

Artikel Selanjutnya
Beli Neymar, Skuat PSG Masih Kalah dari Real Madrid
Artikel Selanjutnya
Bukan Neymar atau Uang, Ini Alasan Mbappe Pilih PSG