Sukses

Assassination Classroom 2 Kalahkan Batman v Superman di Jepang

Liputan6.com, Tokyo - Assassination Classroom: Graduation, bagian kedua film adaptasi manga Assassination Classroom, baru saja menempati posisi pertama di box office Jepang. Prestasi tersebut didapat selama akhir pekan lalu, tepatnya 26-27 Maret 2016. Film Batman v Superman: Dawn of Justice juga berhasil dikalahkan.

Dilansir dari Variety, Senin (28/3/2016), Assassination Classroom: Graduation yang diputar di 319 layar bioskop oleh distributor Toho, meraih Rp74,3 miliar dengan tiket yang telah terjual sebanyak 545 ribu buah.

 

Jumlah tersebut diketahui 50 persen lebih tinggi ketimbang akhir pekan pertama yang didapat dari film sebelumnya, Assassination Classroom. Film yang rilis pada Maret 2015 tersebut berakhir dengan angka Rp 320,4 miliar.

Sementara itu, film Doraemon: Nobita and the Birth of Japan 2016 hanya mampu mencapai posisi kedua setelah tiga pekan berturut-turut duduk di tempat pertama. Namun begitu, kedua film tersebut sukses melampaui debut Batman v Superman: Dawn of Justice.

Doraemon the Movie: Nobita and the Birth of Japan 2016 selaku film ke-36 Doraemon. (Toho)

Pada pembukaan perdana, Batman v Superman: Dawn of Justice hanya duduk di tempat ketiga box office Jepang. Film tersebut tayang di 717 layar oleh Warner Bros dengan hanya meraup Rp43,6 miliar dengan pendapatan 231.000 tiket di pembukaan.

Selama libur akhir pekan tiga hari berturut-turut, Batman v Superman: Dawn of Justice akhirnya mampu meraih angka Rp59,04 miliar. Diharapkan, distributor mampu mengantongi uang sebanyak Rp173,6 miliar.

Batman v Superman: Dawn of Justice. (moviepilot.com / Warner Bros)

Sementara itu, film yang duduk di posisi keempat box office Jepang adalah Kamen Rider 1: The Movie yang dibuat oleh Toei untuk merayakan ulangtahun ke-45 franchise Kamen Rider di tahun ini.

Kisah film Assassination Classroom tak jauh beda dengan versi manga. Fokus cerita berpusat pada kelas buangan yang dituntut untuk membunuh sesosok makhluk asing untuk menyelamatkan bumi. Akan tetapi, sang alien justru menjadi guru yang didambakan murid-murid di sekolah itu.