Sukses

Kisah Band Tradisional Jepang Wagakki dengan Videoklip Unik

Liputan6.com, Tokyo - Band Jepang Wagakki mengusung tema unik dengan gaya tradisional. Tak hanya menggunakan alat musik modern, band yang terdiri dari delapan personel itu juga memainkan akat musik tradisional Jepang.

Salah satu member Sagakki memetik samisen--gitar dengan bentuk yang unik khas Jepang yang biasa digunakan geisha. Lainnya memilih daiko (drum) dan shakuhachi (semacam seruling). Hasilnya, nuansa musik rock dengan campuran tradisional Jepang pun terdengar harmonis. Karakter vokal Yuuko Suzuhana terdengar sangat kuat, membuat pendengar merinding.

Band tradisional Jepang dengan melodi perkusi merilis videoklip barunya yang unik dan epik.

Wagakki yang dalam setiap penampilannya juga mengenakan kimono modifikasi. Wagakki yang biasanya juga menghibur dalam festival kebudayaan Jepang merilis videoklip unik yang dapat pujian dari media, termasuk NHK dan RocketNews. Wagakki merilis video baru bertajuk "Strong Heart", 8 Juli 2016.

Di videonya, personel Wagakki seolah menghibur di tengah reruntuhan patung. Tak lama, beberapa ninja berpakaian hitam datang dengan pose bersiap untuk menyerang. Namun mereka justru ikut menari dengan tarian tradisional.

Salah satu grup musik Jepang yang mengusung aliran rock dan etnik, Wagakki Band telah merilis album kedua dengan lagu-lagu asli.

Ada seseorang yang melakukan harakiri (bunuh diri) karena malu telah melakukan kesalahan. Jalan cerita video ini memang kurang jelas, tapi justru menampilkan budaya Jepang yang sangat kuat.

Pengguna internet pun juga membubuhkan kekagumannya. Dalam beberapa komentar, netizen yang tak mengerti bahasa Jepang mengakui tak mengerti arti lagunya. Tapi mereka sangat terpesona dengan alunan melodi dan mendengar vokal Wagakki. Selain itu, videoklip yang absurd pun terlihat indah.(Des)