Rachel Maryam: UU ITE Perlu Direvisi
Achmad Yani
Rachel Maryam di acara "Konser Koin untuk Keadilan".
21/12/2009 23:38 | Kasus Prita
Liputan6.com, Jakarta: Artis Rachel Maryam menginginkan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronika (UU ITE) segera direvisi. Menurut perempuan blasteran Jerman-Sunda ini, penjabaran undang-undang tersebut, terlalu luas dan aturan mainnya kurang terperinci. "UU ITE tak perlu dihapus, tapi harus direvisi," kata Rachel saat ditemui di sela-sela acara "Konser Koin untuk Keadilan" di Hard Rock Cafe, EX Plaza, Jl Thamrin, Jakarta Pusat, Ahad lalu.
Karena itu, Rachel akan segera memprioritaskan usulan itu supaya dibahas dalam rapat kerja di DPR. Langkah ini wajar dilakukan oleh pemilik nama lengkap Rachel Maryam Sayidina. Karena Rachel saat ini tercatat sebagai anggota DPR Komisi I yang membidangi masalah Pertahanan, Luar Negeri dan Informasi.
Terkait dengan kasus Prita Mulyasari serta rekannya Luna Maya yang sama-sama terjerat UU ITE, Rachel kembali menegaskan perlunya aturan tersebut dievluasi ulang. "Masalah utamanya bukan salah atau tidak salah, tapi aturan mainnya harus jelas," kata perempuan kelahiran Bandung, Jawa Barat, 20 April 1980.
Pada bagian lain, ibu satu anak ini berpendapat gerakan dukungan untuk Prita yang hampir terjadi di seluruh daerah merupakan cerminan kepedulian dan rasa persaudaraan. "Mereka juga seperti merasakan adanya ketidakadilan," kata politisi dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).(AYB)
Karena itu, Rachel akan segera memprioritaskan usulan itu supaya dibahas dalam rapat kerja di DPR. Langkah ini wajar dilakukan oleh pemilik nama lengkap Rachel Maryam Sayidina. Karena Rachel saat ini tercatat sebagai anggota DPR Komisi I yang membidangi masalah Pertahanan, Luar Negeri dan Informasi.
Terkait dengan kasus Prita Mulyasari serta rekannya Luna Maya yang sama-sama terjerat UU ITE, Rachel kembali menegaskan perlunya aturan tersebut dievluasi ulang. "Masalah utamanya bukan salah atau tidak salah, tapi aturan mainnya harus jelas," kata perempuan kelahiran Bandung, Jawa Barat, 20 April 1980.
Pada bagian lain, ibu satu anak ini berpendapat gerakan dukungan untuk Prita yang hampir terjadi di seluruh daerah merupakan cerminan kepedulian dan rasa persaudaraan. "Mereka juga seperti merasakan adanya ketidakadilan," kata politisi dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).(AYB)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...

