Sukses

Bawakan Lagu Guruh Soekarno Putra, Nita Aartsen Puaskan Penonton

Liputan6.com, Surabaya - Setelah dipuaskan oleh Syaharani n ESQF, Pertunjukan Banyuwangi Summer Jazz Ijen berlanjut dengan penampilan Nita Aartsen and friends. Musisi yang telah malang melintang di dunia jazz selama 25 tahun ini membuka penampilannya dengan menampilkan perpaduan unik Jazz dan etnik.

Lagu berjudul "Melati Suci" ciptaan Guruh Soekarno Putra diaransemen Jazz dengan iringan Sewang-sewangan dari Sinden senior Banyuwangi Supinah, menghasilkan kolaborasi yang begitu syahdu.

Nita Aartsen (Soure: Twitter)

Sebelum tampil di Banyuwangi, Nita Aartsen baru saja menyelesaikan tur keliling 18 negara Eropa. Pada pertunjukkan pertamanya di Banyuwangi ini, Nita memboyong anggota band yang berasal dari berbagai negara seperti Ernesto Castillo (gitar), Pablo Calzado (drum), serta musisi terompet asal Prancis, Jean Sebastian.

Pada lagu keduanya, Nita masih mengangkat nuansa etnik dengan membawakan lagu instrumentalia bernuansa Bali berjudul "Barong", yang kemudian dilanjutkan dengan "Around", dan "Spring Is Here". Satu nomor berjudul "Now What", dibawakan khusus oleh Ernesto dan Pablo untuk memukau para penonton.

Suasana dingin di kaki Gunung Ijen menghangat tatkala Nita Aartsen and friends membawakan lagu "Kopi Dangdut". Lagu yang aslinya berasal dari Kuba ini dibawakan dengan aransemen Jazz yang kaya dan makin menarik dengan permainan perkusi Pablo. Banyuwangi Summer Jazz Ijen pun berakhir dengan memberikan kesan yang tak terlupakan bagi para penonton.

Suasana di Summer Jazz Ijen (Source: Twitter.com/Jat1mBanyuwangi)

"Artisnya keren, acaranya keren, pokoknya perfect banget lah," ujar Yulianto yang hadir bersama keluarganya.

Sebelumnya Banyuwangi telah menggelar beberapa event Jazz yang menjadi jadwal tahunan Banyuwangi Festival yakni Banyuwangi Beach Jazz Festival, Jazz Ijen Untuk Kemanusiaan, dan Student Jazz Festival.

Untuk tahun ini Banyuwangi Beach Jazz Festival akan digelar pada 13 Agustus besok. Sementara itu Banyuwangi Summer Jazz Ijen masih akan digelar dua kali pada 10 September dan 22 Oktober mendatang.

Artikel Selanjutnya
Sekuel Jurassic World Bawa Penonton Nostalgia di Era 1990-an
Artikel Selanjutnya
Foto Masa Lalu Pandji Pragiwaksono Dibilang Mirip Fariz RM