Sukses

Harsiwi Achmad: SCTV Berani Tayang Program Live 26 Jam

Liputan6.com, Jakarta - Rangkaian acara HUT 26 SCTV dipastikan berjalan dengan meriah. Menurut Direktur SCM, Harsiwi Achmad, perayaan ulang tahun SCTV ke-26 akan menjadi yang paling spektakuler karena menggunakan konsep acara dan teknologi yang pertama kali digunakan di Indonesia.

Baru-baru ini, Liputan6.com berkesempatan untuk mewawancarai Harsiwi Achmad mengenai rangkaian perayaan ulang tahun SCTV ke-26. Berikut petikan wawancaranya:

Seperti apa mekanisme siaran 26 jam nonstop HUT 26 SCTV?

Ada 14 program yang disiarkan secara langsung sebagai bagian dari penayangan 26 jam nonstop. Ini unik sekali karena SCTV satu-satunya televisi di Indonesia yang berani menayangkan program live sepanjang itu. Boleh dibilang, ini adalah pesta ulang tahun yang spektakuler.

Direktur SCM, Harsiwi Achmad saat jumpa pres HUT SCTV ke-26 di SCTV Tower, Jakarta, (11/8). Menandai hari jadi SCTV ke-26, SCTV akan menggelar

Apa saja program live yang disajikan di HUT-26 SCTV?

Dimulai dari Rabu, 24 Agustus pukul 00.00 WIB, kita sudah menayangkan program 26 Nonstop, dilanjutkan dengan Liga Champions Eropa dan Munajat Cinta. Selanjutnya ada Liputan 6 Pagi Spesial 26 Tahun yang disiarkan dari Studio SCTV Tower dan program infotainment Was-Was spesial 26 Tahun SCTV, Inbox 26, Halo Selebriti, Final Battle 26style, Goyang26, Liputan 6 Petang, Meet N Greet Mermaid in Love, Sinetron Live Mermaid in Love, Puncak Perayaan HUT ke-26 SCTV dan Liga Champions Eropa.

Apa saja program unggulan SCTV selama 26 tahun mengudara?

Ooh banyak sekali ya. Tapi saya merangkum program-program yang beberapa tahun terakhir selalu menjadi favorit permisa setia SCTV. Program-program ini selalu menjadi unggulan dan masuk dalam kategori top rating.

Di antaranya: Cinta Fitri, Para Pencari Tuhan, Ganteng Ganteng Serigala, Mermaid In Love, Elif, Liputan6, Inbox, FTV, Telenovela dan SCTV Awards.

Bagaimana menyeleksi program unggulan yang bisa membuat SCTV terus berada di posisi teratas?

Tentunya harus bisa membaca selera zaman itu seperti apa. Kita harus memilih betul dengan kacamata penonton Indonesia. Ketika memilih kita enggak bisa sembarangan, cerita paling utama, benar apa enggak, bagus apa enggak. Setelah itu baru menentukan pemain. Menempatkan program di tempat yang pas.

Liputan6.com/ Panji Diksana

SCTV selalu sukses menelurkan ikon populer. Apa rahasianya?

Intinya tidak selalu harus melibatkan pemain lama atau top dalam sebuah program. Memilihnya ya kita membaca market, ganteng sama cantik itu kan beda-beda. Tapi ada taste yang orang Indonesia itu market-nya beda. Cakep pasti ada unsur bule atau Arabnya dikit, tinggi enggak berperan. Setelah itu baru kita olah chemistry-nya. Diduetin saja kadang belum jalan, makanya kita asah aktingnya. Kita buat mereka nyambung di depan kamera.

Setelah itu baru ditayangkan ke infotainment dan bikin orang mengidolakan dia. Tapi yang paling utama ya harus bagus dulu sinetronnya, bagus ceritanya dan disukai masyarakat.

Bagaimana konsep Malam Puncak HUT 26 SCTV?

Kita mengusung konsep "Indonesia At It's Best". Artinya, semua yang terbaik di Indonesia kita buatkan show di situ. Masing-masing artis punya show kecil di situ, jadi kita siapkan kemasan masing-masing yang keren. Keunikan setiap tahun, ikon sinetronnya kita bawa ke acara tersebut, usia 24 tahun kita ada ikon (sinetron) Putih Abu Abu, terus GGS sampai kita datangkan Elif dan sekarang sinetron Mermaid In Love.

Harsiwi Achmad, Direktur Program dan Produksi SCTV (Liputan6.com/Faisal R Syam)

Apa sih pertunjukan LED Kinetic Sphere di malam puncak itu?

Nanti di situ teknologi yang baru enggak hanya LED, ada wristband. Rabu malam nanti penonton untuk kelas Platinum akan dikasih gelang. Tapi mereka enggak tahu kalau juga bgaian dari show. Nantinya wristband yang mereka pakai sekaligus digerakkan oleh LED Kinetic Sphere kita.

Apa harapan Anda di ulang tahun SCTV tahun depan?

Yang jelas, kita selalu melakukan yang terbaik dari tahun ke tahun. Tahun depan, SCTV tentu akan menjadi jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya dengan produksi program-program favorit yang selalu dicintai dan disukai oleh pemirsa. (Gie)