Sukses

Duet Bareng Raisa di HUT 26 SCTV, Begini Persiapan Afgan

Liputan6.com, Jakarta - Dalam malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 SCTV pada Rabu (24/8/2016), stasiun televisi Satu untuk Semua ini menyajikan konsep dan tata panggung yang diklaim pertama kalinya ada di panggung Indonesia, yakni LED Kinetik.

Meski saat proses geladi resik (GR), Selasa (23/8/2016), LED Kinetik tersebut belum sempurna, Afgan merasa kagum. Kekaguman Afgan lantaran dirinya merasa baru pertama kali melihat panggung dengan konsep seperti itu.

Afgan (Liputan6.com/Herman Zakharia)

"Pas lihat, saya sangat kagum ya. Tata panggung yang belum pernah saya lihat. LED menggantung dan bisa bergerak," ujar Afgan usai geladi resik di Istora Senayan, Jakarta.

Sementara itu, pada malam puncak tersebut pemilik nama panjang Afgansyah Reza ini akan memperkenalkan lagu terbarunya, "Kunci Hati". Selain itu, Afgan juga akan menyanyikan lagu "Percayalah" bersama rekan duetnya, Raisa Andriana.

"Saya membawakan dua lagu, lagu baru saya, sama nanti duet dengan Raisa. Karena hanya dua lagu, jadi saya juga cuma menyiapkan dua pakaian nanti. Pakai tuksedo putih nanti pas duet sama Raisa," Afgan menjelaskan.

“Lagu ini di ciptakan untuk pasangan yang ingin serius dalam hubungannya tetapi tidak ingin terlalu cepat untuk mengatakannya,” jelas Raisa. (via instagram@raisa6690/Bintang.com)

Menghadapi Malam Puncak HUT 26 SCTV yang kian dekat, Afgan mengaku tak merasakan kepanikan. "Enggak panik sih. Ini tahun kesembilan saya nyanyi. Ultah tv juga sudah biasa nyanyi. Sudah tahu flow-nya. Saya diskusi juga sama pihak SCTV, jadi sudah tenang, aman, dilatih lagi," Afgan menjelaskan.

Meski mengaku tak panik, masih ada pekerjaan rumah yang dia pikirkan. Dalam malam puncak tersebut, Afgan akan melakukan sedikit tarian, namun bukan diiringi lagu yang atraktif.

"Paling mengatasi nari saja. Harus konsentrasi. Harus fokus saja. Perbedaannya belum pernah lakuin ini sebelumnya. Biasanya menari dengan lagu cepat. Ini lagu slow. Makanya pakai gerakan yang pas," Afgan mengakhiri. (Fac/Gie)