Sukses

Pamela Anderson Minta Orang Berhenti Menonton Film Porno

Liputan6.com, Hollywood - Artis seksi Pamela Anderson memperingatkan orang-orang tentang bahaya menonton film porno. Menurut mantan bintang Baywatch itu, film porno bisa merusak kehidupan seks pasangan.

Pamela Anderson sendiri mengaku tidak menentang film porno. Namun begitu, ia merasa telah menjadi korban karena pasangannya lebih suka menonton film porno daripada menikmati seks yang sebenarnya.

"Revolusi seksual adalah suatu hal yang besar dan itu memberi kita kebebasan. Tetapi hal itu juga memberi kita seks yang benar-benar buruk. Saya pikir kita perlu melakukan revolusi sensual," kata Pamela Anderson, seperti dikutip Contactmusic.

Pamela Anderson menambahkan, gara-gara film porno, orang-orang jadi kurang peka dengan pasangan. "Dalam hal teknologi, saya pikir orang menjadi tidak sensitif," ujar Pamela Anderson.

Bicara soal seks dan pornografi, Pamela Anderson sepertinya agak sedikit malu-malu. Karena seperti diketahui, Pamela Anderson adalah satu artis panas Hollywood. Ia juga dikenal sebagai salah satu model Playboy yang kerap tampil vulgar.  Bahkan sempat video hubungan intim artis 49 tahun ini terekam dan tersebar ke masyarakat.

Pamela Anderson

"Aku tahu aku bagian dari masalah dan aku mungkin harus mendiskualifikasi diri dari hal ini. Karena aku di Playboy dan aku memiliki rekaman yang dicuri dari rumah dan dieksploitasi di seluruh dunia, dan orang-orang melihat yang seharusnya tidak pernah mereka lihat. Tapi aku tidak berpikir Playboy adalah pornografi," kata mantan istri Rick Salomon ini.

Dengan citranya yang seksi, Pamela Anderson mengaku kerap dianggap sebagai bintang film porno di ranjang oleh pasangannya. Hal itu sangat menjengkelkan baginya.

"Pernahkah Anda diperlakukan seperti bintang porno di tempat tidur? Ini tidak menyenangkan sama sekali. Ditampar, dipukul, bermacam gaya seks, diludahi. Itu seks yang terjadi saat ini," ujar Pamela Anderson kesal.

"Aku rasa orang-orang juga menaruh imajinasi kepadaku bahwa aku liar dan nakal. Aku pikir, oh Tuhan ini karena kecanduan film porno."