Sembuh, Setiawan Djody Tetap Pasrah
Willy Haryono
Setiawan Djodi
04/03/2010 12:38 | Selebritas
Liputan6.com, Jakarta: Seniman sekaligus pengusaha Setiawan Djody merasa menjadi orang paling beruntung sedunia. Pada saat penyakit liver yang ia idap semakin parah, secercah sinar harapan datang. Pada 2009, Djody melakukan sebuah operasi hati dan nyawanya pun dapat diselamatkan. "Dibilang mimpi boleh, tapi saya bilang ini bukan mimpi. Saya sudah sembuh," ujar Djody.
Djody mengaku pada awalnya menyembunyikan penyakit sirosis ini dari keluarga. Namun, karena kondisi kesehatannya terus menurun, cucu pahlawan nasional Dr. Wahidin Sudirohusodo ini memberitahukan pada istri dan kelima anaknya. Dari situ proses kesembuhan Djody dimulai. Jihan, anak keempat Djody, ternyata menjadi orang satu-satunya yang bisa menjadi donor hati.
Setelah melewati serangkaian operasi, kondisi hati Djody yang sebelumnya mengalami kerusakan 45 persen berangsur membaik. Tak Langsung sembuh begitu saja. Djody sempat mengalami koma selama tiga hari. "Selama koma saya seperti berjalan di lorong panjang," tuturnya di program Halo Selebriti SCTV, Kamis (4/3). "Saya juga melihat ada beberapa sosok bercahaya, mungkin itu malaikat."
Kini, Djody sudah benar-benar sembuh. Lulusan Universitas Wharton dan Universitas California ini bisa beraktivitas seperti biasa. "Sekarang saya sehat, namun saya siap jika sewaktu-waktu saya dipanggil Tuhan," ujar Djody.
Setiawan Djody adalah pria kelahiran Solo yang dikenal lewat grup musik SWAMI pada 1989. Bersama Iwan Fals dan WS Rendra, ia membentuk grup Kantata Takwa. Album terakhirnya bersama Kantata Takwa adalah Opera Raksasa Biru, sebuah karya yang menyinggung masalah pemanasan global.(YUS)
Djody mengaku pada awalnya menyembunyikan penyakit sirosis ini dari keluarga. Namun, karena kondisi kesehatannya terus menurun, cucu pahlawan nasional Dr. Wahidin Sudirohusodo ini memberitahukan pada istri dan kelima anaknya. Dari situ proses kesembuhan Djody dimulai. Jihan, anak keempat Djody, ternyata menjadi orang satu-satunya yang bisa menjadi donor hati.
Setelah melewati serangkaian operasi, kondisi hati Djody yang sebelumnya mengalami kerusakan 45 persen berangsur membaik. Tak Langsung sembuh begitu saja. Djody sempat mengalami koma selama tiga hari. "Selama koma saya seperti berjalan di lorong panjang," tuturnya di program Halo Selebriti SCTV, Kamis (4/3). "Saya juga melihat ada beberapa sosok bercahaya, mungkin itu malaikat."
Kini, Djody sudah benar-benar sembuh. Lulusan Universitas Wharton dan Universitas California ini bisa beraktivitas seperti biasa. "Sekarang saya sehat, namun saya siap jika sewaktu-waktu saya dipanggil Tuhan," ujar Djody.
Setiawan Djody adalah pria kelahiran Solo yang dikenal lewat grup musik SWAMI pada 1989. Bersama Iwan Fals dan WS Rendra, ia membentuk grup Kantata Takwa. Album terakhirnya bersama Kantata Takwa adalah Opera Raksasa Biru, sebuah karya yang menyinggung masalah pemanasan global.(YUS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...