Sukses

Komunitas Melayu Gelar Konser Sambut Pilkada

Liputan6.com, Jakarta Komunitas Melayu Jakarta kembali menggelar perhelatan Jakarta Melayu Festival 2016. Ini merupakan tahun ke-5 penyelenggarannya. 

Konser tahun ini bertajuk Konser dari Melayu untuk Anies dan Sandi, yang rencananya digelar pada Minggu (18/12/2016) malam di Hotel Sultan, Jakarta.

Sesuai judulnya, menurut pihak penyelenggara konser ini mengklaim bahwa suguhan musik dan budaya tersebut sebagai bentuk dukungan para musisi Melayu di Jakarta kepada pasangan calon gubernur/calon wakil gubernur Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

"Unsur politik tidak ada, tapi kami yang turut serta dalam acara ini tentu mendukung Anis dan Sandi. Melalui acara ini kami berusaha memberikan yang terbaik yang kami bisa untuk kemenangan mereka," kata Nong Niken selaku produser pelaksana kepada wartawan di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan, Kamis (15/13/2016).

Nong Niken mengatakan, Anies merupakan sosok yang dianggap punya kepedulian terhadap seni dan budaya Melayu. Dalam beberapa kesempatan Anies dinilai turut secara langsung memberi perhatian kepada seniman musik Melayu.

"Saya rasa alasan itu cukup rasional yang menggerakkan hati kami, para seniman Melayu, untuk mengadakan acara ini sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kepada Anies dan Sandi," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Darmansyah, salah satu seniman pendukung acara tersebut. Menurutnya, mantan menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu sudah berbuat banyak bagi budaya Indonesia, khususnya budaya Melayu.

"Kami berharap suguhan dari kami ini tidak hanya sekadar menjadi tontonan, tapi juga tuntunan," katanya.

Konser yang diisi dengan pertunjukan musik dan tari-tarian ini digelar oleh Gita Cinta Production dan didukung sejumlah seniman musik melayu, diantaranya Nong Niken, Darmansyah Ismail, Tom Salmin, Febri Na, Butong, Kiki Ameera, Fahad Munif, Jelia Iskandar, AW Band (Salem Dkk), dan Kosentra Sumut.

 

Artikel Selanjutnya
Nasib Ridho Rhoma Ditentukan Hari Ini, Ditahan atau Rehab?
Artikel Selanjutnya
Jawaban atas Kontroversi Pemilihan Iqbaal CJR sebagai Dilan