Sukses

Tao Menang Gugatan, SM Entertainment Tak Terima

Liputan6.com, Jakarta Gugatan Tao dengan mantan agensinya, SM Entertainment masih berlanjut. Sejak memutuskan hengkang dari boyband yang membesarkan namanya EXO, Tao memilih bersolo karier di Tiongkok yang menjadi negara asalnya.

Tak lama setelah mengajukan gugatan terhadap SM Entertainment, Tao mengikat kontrak dengan agensi lain pada April 2015, memulai karier barunya dengan memproduksi album solo. Sementara peradilan belum ada keputusan akhir, kontrak Tao dan SM masih berjalan dan tidak sepantasnya melakukan kegiatan dengan agensi lain.

Tak lama, giliran SM Entertainment melayangkan gugatan kepada idola bernama asli Huang Zi Tao itu di negeri tirai bambu. Namun, pengadilan di Tiongkok memutuskan bahwa Tao memiliki hak membawa nama tanpa mencantumkan sebagai anggota EXO yang melakukan kontrak eksklusif dengan SM Entertainment.

SM Entertainment disebut-sebut geram dengan keputusan itu. Pihak salah satu agensi terbesar di Korea Selatan tersebut mengajukan banding di pengadilan setempat, diwartakan Yibada, Minggu (18/12/2016).

SM Entertainment beranggapan, penghentian kasus merupakan penyalahgunaan kontrak yang dilakukan Tao, termasuk perjanjian dengan label rekaman. SM Entertainment juga menuntut Tao yang juga dianggap lalai dan melarikan diri. Dengan cara itu, seharusnya Tao mendapatkan penalti.

Pada awal 2016, SM Entertainment telah melakukan serangkaian aksi menekan Tao bersolo karier. "Hasil putusan dari pengadilan yang berwenang di Tiongkok adalah sebuah batu loncatan. Kami akan mengambil tindakan hukum terhadap setiap tindakan yang melanggar hak-hak dari SM Entertainment dan EXO tidak tinggal di keputusan ini," ujar wakil dari SM Entertainment.

Batu loncatan yang dimaksud SM Entertainment merupakan langkah awal dalam menghadapi artisnya yang dianggap berkhianat. Selain Tao, Luhan dan Kris juga melakukan langkah serupa, hengkang dari EXO dengan mengaukan gugatan kepada SM Entertainment.