Sukses

Chicco Jerikho dan Arifin Putra Terlibat Pembajakan Pesawat

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia akan kembali kedatangan film aksi di tahun 2017. Film tersebut adalah Lelawa, yang mengisahkan tentang sekelompok pasukan khusus terbaik Indonesia yang menjalankan misi penyelamatan pembajakan pesawat oleh para teroris.

Film yang terinspirasi dari peristiwa pembajakan pesawat Maret 1981 tapi mengambil latar waktu modern tersebut akan dibintangi oleh Arifin Putra, Chicco Jerikho, dan Lukman Sardi. Untuk peran yang akan mereka bintangi serta pemeran lainnya belum diumumkan lebih lanjut.

Angga Dwimas Sasongko (Herman Zakharia/Liputan6.com)

Lelawa merupakan debut film panjang perdana dari sutradara Angga Dwimas Sasongko (Filosofi Kopi, Surat Dari Praha, Cahaya Dari Timur) yang bertemakan aksi.

"Kalau ngomong film action, saya dari kecil pertama kenal film action. Chuck Norris, Van Damme, pokoknya film-film action B-movie. Baru kenal film drama malah pas sudah berkecimpung di dunia film," ungkap Angga Dwimas Sasongko, saat jumpa pers di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (19/12/2016).

Angga lalu menjelaskan pengalamannya menangani film aksi yang berbeda dengan film drama yang telah ia eksekusi sebelumnya.

"Saya gak pernah mengulang tema yang sama. Sebenarnya tahun ini saya sudah bikin satu film pendek action, nyoba. Ternyata berbeda. Kalau film sebelumnya yang saya kerjakan, departemennya gak sebanyak film action. Kedisiplinan, improvisasi di lapangan juga (diperlukan). Enggak bisa seenaknya berubah pikiran," tuturnya.

Arifin Putra (Herman Zakharia/Liputan6.com)

Untuk pesawat yang jadi latar tempat, tim Lelawa mengaku membangun model pesawat airbus satu banding satu sehingga disebut memakan biaya yang sangat banyak. "Gue sebelumnya belum pernah menerima budget sebanyak ini sih, hehe," seloroh Angga.

Lelawa juga jadi kerjasama pertama antara Angga Dwimas Sasongko dengan Arifin Putra. Sedangkan Chicco Jerikho merupakan kali kelima bekerja sama dengan Angga.

Rencananya Lelawa akan tayang pada Desember 2017. Kini sedang memasuki tahap pra produksi. Lelawa juga menunjuk Salman Aristo sebagai penulis skenario serta Rosa Rai Djalal sebagai produser. Film ini merupakan kerjasama Chanex Ridhall Pictures dan Visinema Pictures.