Sukses

Penayangan Film Dokumenter Carrie Fisher dan Sang Ibu Dipercepat

Liputan6.com, Jakarta - Dunia Hollywood baru saja ditinggal oleh dua aktris legendaris, yakni Carrie Fisher dan sang ibunda Debbie Reynolds. Kematian ibu dan anak itu memang cukup mengejutkan. Bahkan, keduanya meninggal dunia dalam selang waktu sehari.

Bersama Garry, anak perempuan Carry Fisher, Billie Lourd juga hadir menemani sang ibu yang sedang berjuang melawan penyakitnya itu. (doc.mirror.co.uk)

Untuk menghormati kedua mendiang, HBO mempercepat penayangan film dokumenter tentang Carrie Fisher dan Debbie Reynolds berjudul Bright Lights: Starring Carrie Fisher and Debbie Reynolds.

Seperti diberitakan Aceshowbiz, film yang awalnya akan tayang pada Maret mendatang tersebut dimajukan menjadi 7 Januari esok.

Bright Lights: Starring Carrie Fisher and Debbie Reynolds mengisahkan hubungan ibu-anak yang unik antara Debbie Reynolds dan Carrie Fisher. Film dokumenter itu juga akan menampilkan rekaman keduanya serta akting masing-masing di film yang dibintanginya. Rekaman itu kebanyakan diambil pada tahun lalu.

Film yang disutradarai oleh Alexis Bloom dan Fisher Stevens itu pertama kali diluncurkan pada Cannes Film Festival 2016. Film itu telah ditayangkan dalam berbagai festival film bergengsi, seperti Telluride Film Festival dan New York Film Festival.

"Ini adalah sebuah kisah cinta. Carrie ingin membuat Bright Light untuk Debbie dan begitu pula sebaliknya," ujar Presiden HBO Documentary Films, Sheila Nevins.

Debbie Reynolds, Carrie Fisher, dan Billie Catherine Lourd. (E! News, Kevin Mazur/WireImage)

Carrie Fisher meninggal dunia pada Selasa, 27 Desember 2016 di usia 60 tahun karena serangan jantung. Besoknya, giliran sang ibunda yang dipanggil Yang Maha Kuasa karena stroke. Aktris Singin' in the Rain itu wafat di usia 84 tahun.

Artikel Selanjutnya
Berakting Lagi, Angelina Jolie Bakal Muncul di Maleficent 2
Artikel Selanjutnya
Gara-Gara Will Smith, Produksi Film Suicide Squad 2 Mundur