Sukses

Bagaimana Mermaid in Love 2 Dunia Tetap Pikat Penggemarnya?

Liputan6.com, Jakarta - Kamis, 5 Januari 2017 ini, Mermaid in Love 2 Dunia (MiL 2 Dunia) tayang tepat sebulan di SCTV. Genap sebulan tayang, sekuel sinetron remaja Mermaid in Love yang cukup ngehits tahun lalu ini pun sudah melewati 33 episode.

Lantas, bagaimana performa Mermaid in Love 2 Dunia sepanjang satu bulan penayangannya? Cerita apa yang paling menyedot perhatian penonton setianya? Dan apa yang berbeda dari pendahulunya?

Meski belum bisa mengekor prekuelnya, kehadiran MiL 2 Dunia masih cukup diterima penggemar beratnya. Ratingnya mungkin tak stabil sejauh ini. Beberapa waktu bisa menembus Top 3, namun di beberapa episode kemudian menukik ke posisi 10 Besar, bahkan 20 Besar saja.

Para pemain Mermaid in Love 2 Dunia saat peluncuran di Pantai Lagon Ancol, Jakarta, Senin (5/12). Mermaid in Love 2 Dunia sukses merebut hati pemirsa di season pertamanya. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Dengan TVR di kisaran 2 koma dan share diatas 12%, MiL 2 Dunia jelas masih jauh dari raihan pendahulunya. Perlu diketahui, saat tayang periode Mei hingga Oktober 2016 lalu, Mermaid in Love kerap mencapai TVR 3 koma dan share menyentuh 15%-18%.

Penurunan performa ini sendiri dipicu banyak hal. Salah satunya yang mungkin mendapat banyak protes penonton setianya adalah perubahan plot ceritanya yang bergeser sangat jauh. Banyak penggemar beratnya yang hilang kesan menyaksikan cerita baru di MiL 2 Dunia.

Contohnya, karakter utama dan pendukung yang sebelumnya dikisahkan masih berseragam. Penonton khususnya remaja yang notabene penggemar para pemainnya pun disuguhkan cerita ringan tentang anak-anak sekolahan. Hal ini yang mendekatkan mereka dengan cerita. Namun tak begitu dengan MiL 2 Dunia.

Amanda Manopo (Herman Zakharia/Liputan6.com)

Hendak menyegarkan cerita, MiL 2 Dunia lebih banyak menyorot konflik di kerajaan laut antar para mermaid. Penonton remaja jelas kesulitan menerima, meski ide baru ini sebenarnya cukup kreatif. Perubahan cerita setidaknya memberi alternatif tontonan yang tak monoton.

Namun MiL 2 Dunia tak hanya menyajikan hal itu saja. Mengingat banyak konflik baru, pasangan pemain utama Erick (Angga Yunanda)-Ariel (Amanda Manopo) mau tak mau juga harus menyingkir untuk memberi porsi lebih pada karakter baru lainnya. Ini sangat disayangkan. Apalagi kekuatan utama Mermaid in Love dulu ada pada chemistry dua pemain utamanya tersebut.

Untungnya, kehadiran beberapa pemain baru di MiL 2 Dunia bermain cukup bagus. Seperti Bastian Bintang yang langsung ngeklik dengan karakter lainnya karena berakting matang. Chemistry Bastian, baik dengan Amanda maupun Elina Joerge yang berperan sebagai Katya, juga enak disaksikan.

Di sisi lain, Syifa Hadju yang kali ini kebagian peran dobel sebagai mermaid Mitha juga tak kalah tampil apik. Jika di Mermaid in Love ia dikejar-kejar Bisma, kali ini keadaan berbalik. Penonton dibuat simpati dengan kisah jatuh bangun-nya menarik hati TJ. Bisma-TJ sendiri sama-sama diperankan Arnold Leonard.

Angga Aldi Yunanda.(Liputan6.com/Herman Zakharia)

Kentalnya drama di MiL 2 Dunia serunya diimbangi dengan komedi yang terselip pada tokoh Daddy Jacky-Ratu Neptuna yang dimainkan pasangan Ferry Maryadi dan Deswita Maharani. Keberadaan keduanya cukup penting, sebab sekali lagi sangat membantu mencairkan alur cerita.

Di luar itu semua, MiL 2 Dunia rasanya masih layak jadi tontonan favorit. Kekuatan persahabatan antar karakternya memberi pesan positif pada penonton. Hal ini mungkin tak jauh berbeda dengan prekuelnya. Namun, langkah MiL 2 Dunia untuk bisa sesukses pendahulunya masih cukup panjang.

Mampukah MiL 2 Dunia menyamai sukses Mermaid in Love? Untuk menjawab itu, penggemar berat sinetron ini harus terus setia menontonnya setiap hari mulai pukul 20.30 WIB, hanya di SCTV 'Selalu Teristimewa'.