Sukses

Penganiaya Farah Dibba Emosional dan Temperamental

Liputan6.com, Jakarta - Pihak kepolisian terus mendalami kasus dugaan penganiayaan dan percobaan perkosaan yang dilakukan Rachmat Sesario terhadap adik Fadli-Fadlan, Farah Dibba. Polisi pun telah melakukan pemeriksaan psikis terhadap tersangka guna mendapat hasil apakah pelaku mengalami gangguan jiwa atau tidak.

"Sudah diperiksa (psikis), tapi hasilnya masih menunggu," kata pengacara Farah Dibba, Henry Indraguna, saat ditemui di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2017).

Rekonstruksi Kasus Farah Dibba (Adrian Putra/bintang.com)

Dari penyidikan sementara, kata Henry, pelaku diketahui memiliki sifat yang emosional dan temperamental. Makanya Henry menilai wajar jika saat melakukan aksinya, pelaku tak segan menyakiti Farah Dibba secara membabi buta.

"Psikis sudah diperiksa, hasilnya masih menunggu (polisi). Tapi (pemeriksaan) kemarin sementara normal, cuma ditemukan emosi yang meluap-luap dan temperamental," jelasnya.

Rekonstruksi Kasus Farah Dibba (Adrian Putra/bintang.com)

Kemudian, dari hasil rekonstruksi diketahui juga bahwa pelaku melakukan penganiayaan dan percobaan perkosaan secara sadar dan direncanakan. "Dia sendiri (melakukan) aksinya.Pas rekonstruksi kemarin dia melakukannya memang sadar dan sudah direncanakan," ujar Henry Indraguna. (Ras)‎

Artikel Selanjutnya
Cari Tahu Kenapa Suami Bisa Takut Istri
Artikel Selanjutnya
3 Cara Cemburu yang Bisa Rusak Hubungan