Sukses

Putri Michael Jackson Muak pada Aktor Ini, Siapa Sih?

Liputan6.com, Jakarta Sebagai sebuah ikon dalam budaya pop, bukan hal yang aneh bila Michael Jackson berkali-kali menjadi inspirasi film atau musik di masa kini. Termasuk dalam sebuah serial televisi Urban Myths, dalam sebuah episode bertajuk "Elizabeth, Michael and Marlon".

Yang kebagian memerankan karakter Michael Jackson dalam serial ini adalah aktor Joseph Fiennes, pemeran William Shakespeare dalam film Shakespeare in Love. Hanya saja, penunjukkan Fiennes sebagai Raja Pop ini menuai kontroversi.

Joseph Fiennes (The Guardian)

Awalnya, banyak orang yang tak setuju Joseph Fiennes yang merupakan orang Kaukasia memerankan Michael Jackson yang aslinya berkulit hitam. Fiennes sendiri menyebut aktor berkulit putih dipilih karena di tahun-tahun terakhir hidupnya, Michael Jackson memiliki warna kulit serupa dirinya.

"Dan ini bukan film biografi. Di hari-hari terakhir Michael, aku harus mengatakan ini, ia memang terlihat berbeda dari dirinya di era 80-an atau sebelumnya," ujarnya dalam sebuah wawancara.

Joseph Fiennes sebagai Michael Jackson

Namun kontroversi ini makin meluas setelah teaser perdana serial ini muncul. Pasalnya, tampilan Joseph Fiennes dinilai banyak orang seperti mengejak Michael Jackson. Ia mengenakan wig dan topi khas pelantun "Beat It" tersebut, dan dandanan yang cukup tebal. Ditambah lagi ada belahan palsu yang dibuat di dagunya.

Dilansir dari Sydney Morning Herald, Kamis (12/1/2017), putri Michael Jackson bahkan secara terbuka mengatakan bahwa hal ini merupakan suatu pelecehan. "Aku sungguh tersinggung karena hal ini, dan aku yakin banyak orang yang juga merasakannya, dan ini membuatku ingin muntah," kata Paris Jackson lewat akun Twitternya.

intouchweekly.com

Ia juga menyebutkan bahwa serial ini pun telah menyinggung ibu baptisnya, Elizabeth Taylor, yang dalam serial ini diperankan oleh aktris Stockard Channing.

"Di mana rasa hormat mereka? Keduanya telah bekerja keras dengan cucuran darah, keringat, dan air mata selama bertahun-tahun dan meninggalkan warisan tak ternilai. Benar-benar memalukan," kata Paris menambahkan.

Tak hanya Paris Jackson, para netizen pun banyak yang memberikan kritikan pedas terhadap tayangan yang dinilai sebagai penghinaan terhadap Michael Jackson tersebut. "Kuharap serial ini akan rugi. Setiap sen-nya," kata aktor Keith Powell.

Sementara sejumlah netizen lain merasa penampilan Joseph Fiennes luar biasa buruk. "Mengapa Joseph Fiennes jadi seperti orang-orangan sawah?" tutur seorang pengguna Twiiter.

Para pemain "Elizabeth, Michael and Marlon".

Sementara itu, episode "Elizabeth, Michael and Marlon" merupakan cerita komedi yang diangkat dari sebuah kisah yang terjadi belasan tahun lalu. Yakni bahwa Marlon Brando, Elizabeth Taylor, dan Michaael Jackson melakukan perjalanan panjang dengan mobil setelah serangan teroris 11 September 2001 silam.

Tiga sekawan ini dikabarkan bergantian menyetir, sementara Marlon Brando berkali-kali meminta berhenti demi mampir ke restoran cepat saji. Pengalaman ini, diceritakan oleh ajudan Elizabeth Taylor kala itu.

 

Artikel Selanjutnya
Ini Kata-Kata Terakhir 8 Selebritas Sebelum Tewas
Artikel Selanjutnya
6 Kisah Aneh di Balik Lagu Paling Terkenal di Dunia