Sukses

Kabar Bisnis Investasi Bodong, Ini Kerugian Fero Walandouw

Liputan6.com, Jakarta - Sejak Oktober 2016, Fero Walandouw tengah menggeluti bisnis e-commerce. Namun baru empat bulan berjalan, tersiar kabar bahwa perusahaan yang dikelola Fero Walandouw ilegal alias bodong.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sempat mengumumkan PT Mi One Global Indonesia yang merupakan induk perusahaan yang dikelola Fero Walandouw berstatus ilegal.

Fero Walandouw [Foto: Hernowo Anggie/Liputan6.com]

"Ketua OJK bilang 'enggak' kok. Lagipula yang disebut itu PT Mi One Global Indonesia, kalau aku kan Trinity Mione Solutions. Anak perusahaannya saja," jelas Fero Walandouw di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Jumat (13/1/2017).

Meski tak memiliki kerugian secara finansial, namun Fero Walandouw menyebut pemberitaan yang marak di media cukup mempengaruhi perusahaan yang dikelolanya. Mantan kekasih Mikha Tambayong itu melihat kepercayaan masyarakat terhadap perusahaannya mulai berkurang.

"Kalau dari perusahaan sendiri sih enggak ada kerugian (finansial), tapi kalau di Mi One-nya itu kerugian juga dari trust (kepercayaan) masyarakat. Walau sebenarnya enggak ada masalah kok di perusahaan kami soal pemberitaan itu," ujar pesinetron "Diam-Diam Suka" tersebut.

Fero Walandouw raih penghargaan Aktor Pendamping Paling Ngetop di ajang SCTV Awards 2014. Foto diambil pada Sabtu (29/11/2014). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Kejadian ini pun tak membuat Fero Walandouw kapok. Sebaliknya, artis 26 tahun itu justru menjadikan pengalaman tak mengenakan ini sebagai tantangan dalam berbisnis.

"Kalau secara pribadi ini jadi tantangan saja. Saya pun menyikapi dengan oke, ada tantangan apa lagi yang bisa saya selesaikan nih. Kalau perusahaan mulus aja jalannya itu biasa, tapi kami juga bisa bilang ini kerjaan kompetitor yang tak suka dengan kami," kata Fero Walandouw. (fei)‎

Artikel Selanjutnya
Beli Produk Sekuritisasi Aset Jasa Marga, Investor Untung?
Artikel Selanjutnya
Bos BEI Bantah Dana Asing Ramai Keluar dari RI