Sukses

Pendatang Negara Muslim Dilarang Masuk AS, Para Artis Ini Protes

Liputan6.com, Jakarta Donald Trump baru-baru ini mengeluarkan kebijakan kontroversial. Presiden Amerika Serikat ke-45 ini memberikan perintah eksekutif (executive order) yang melarang para pengungsi dan pendatang dari tujuh negara yang mayoritas penduduknya muslim, masuk ke negaranya.

Terang saja hal ini menuai protes dari sejumlah kalangan, termasuk para selebritas. Para pesohor ini menuangkan rasa marah dan penolakan atas kebijakan Trump ini yang dinilai rasis, menyebarkan ketakutan, dan tidak sesuai dengan kemajemukan Amerika Serikat.

Sumber: Twitter/kimkardashian\

Kim Kardashian misalnya. Ia mengunggah sebuah statistik di Twitter yang mematahkan argumen Donald Trump soal pelaku teroris yang berasal dari negara mayoritas muslim ini.

Statistik ini menyebutkan bahwa korban meninggal dunia dari aksi terorisme yang dilakukan pendatang ekstremis rata-rata berjumlah dua orang per tahun. Sementara korban kekerasan senjata api yang pelakunya adalah orang Amerika, jumlahnya mencapai lebih dari 11 ribu jiwa per tahun.

Sementara Rihanna mengeluarkan kalimat yang sangat pedas untuk menyampaikan penolakannya. "Menjijikkan! Kabar ini sungguh menyakitkan! Amerika dihancurkan tepat di depan mata kita! Dasar b*bi tak bermoral yang menerapkan omong kosong macam ini," tulisnya di Twitter.

Donald Trump dalam pidato pertamanya sebagai Presiden AS mengatakan semua kebijakannya mulai hari ini akan selalu mengedepankan kepentingan warga Amerika, Washington DC, AS, Jumat (20/1). (AFP Photo)

Aktris senior Julianne Moore mengunggah cuitan bahwa keputusan ini bertentangan dengan konstitusi Amerika Serikat. "Undang-Undang Imigrasi dan Kewarganegaraan tahun 1965 melarang segala bentuk diskriminasi terhadap imigran atas dasar negara mereka berasal, @POTUS #Constitution."

Sementara itu, aktris Alyssa Milano memberikan dukungan untuk para umat muslim. "Sahabatku, Alaa Mohammad Khaled, adalah seorang muslim. Orangtuanya adalah pengungsi dari Palestina. Saudara lelakinya adalah DJ Khaled."

Penyanyi muda Lorde juga menyayangkan munculnya kebijakan ini. "Besarnya kebencian dan ketakutan yang terpancar dari kebijakan ini benar-benar sulit untuk dihadapi, tapi kita harus tetap melek informasi dan tetap marah besar," katanya.

Miley Cyrus, mengeluarkan cuitan singkat. Ia tak banyak berkata-kata, ia hanya mengunggah emoticon jantung berwarna-warni dan sebuah gambar Patung Liberty yang bertuliskan "Bersama dengan para Imigran".

Lorde paranoid atau mengalami ketakutan yang sangat besar terhadap hantu di studio rekaman yang mengganggunya.

Model dan istri John Legend, Chrissy Teigen, ikut melontarkan kemuakannya pada Donald Trump. "Donald Trump itu manusia sakit, dan jahat. Sampai ke akar-akarnya."

Selain mereka yang telah disebut ini, masih banyak pesohor lain yang memberikan kecaman terhadap kebijakan Donald Trump ini. Beberapa di antaranya adalah George Tekei, Maggie Gyllenhaal, Patricia Arquette, Ewan McGregor, Mark Hoppus dari Blink 182, Josh Groban, John Legend, dan lainnya.

Artikel Selanjutnya
Serang Suriah, Donald Trump Dihujat Artis-Artis Hollywood
Artikel Selanjutnya
Seruan Bunuh Donald Trump Menggaung di Twitter