Sukses

Larangan Imigrasi, Ini Tanggapan Pedas Arnold Schwarzenegger

Liputan6.com, Los Angeles - Kebijakan Presiden Amerika Serikat yang baru, membuat aktor laga Arnold Schwarzenegger berbicara mengenai larangan imigrasi dari tujuh negara menjadi kontroversi itu. Warga AS berbondong-bondong melakukan protes terhadap Donald Trump.

Arnold Schwarzenegger yang juga pernah menjabat sebagai Gubernur California, Amerika Serikat, memberikan kritikan pedas terhadap kebijakan Donald Trump itu. Arnold ternyata merupakan seorang imigran asal Austria, seperti diwartakan FoxNews, Selasa (31/1/2017).

Donald Trump (Reuters)

Menurut Arnold Schwarzenegger, keputusan yang diambil Donald Trump justru membuat Amerika Serikat terlihat buruk di mata dunia. Arnold berharap Donald Trump memikirkan kembali keputusannya itu.

"Aku sadar apa yang ingin dia lakukan. Dia memang sangat ingin membangun Amerika Serikat dengan caranya. Dia khawatir dan takut, orang-orang yang datang dari luar akan merusak negeri ini," sebut Arnold Schwarzenegger.

Arnold Schwarzenegger pun memahami posisi sulit Donald Trump, berharap semua keputusan yang diambil sang presiden dipikirkan secara matang. Arnold Schwarzenegger percaya presiden baru negaranya adalah sosok yang cakap.

"Keputusan yang dibuat memang terdengar bodoh dan gila. Bagaimana mungkin Gedung Putih mengeluarkannya. Tapi, aku juga paham Donald Trump berada di posisi yang sulit. Aku pun pernah mengalaminya saat menjadi gubernur," Arnold Schwarzenegger menambahkan.

Arnold Schwarzenegger (Pinterest)

 Sementara itu, Arnold Schwarzenegger dipercaya menggantikan Donald Trump untuk mengisi posisi pengasuh acara atau host acara reality show "Apprentice". Arnold berharap rating acara ini semakin tinggi. Bintang film Terminator yang dua periode menjabat gubernur California itu berjanji menjadikan acara itu lebih humoris.

"Saya ingin menyaksikan segalanya lebih terang. Saya orang yang sangat bersemangat dan saya punya sense of humor yang tinggi," kata Arnold Schwarzenegger kepada wartawan menjelang penayangan perdana acara itu.