Sukses

Kawanlama, Buah Persahabatan Para Perantau

Liputan6.com, Jakarta - Maraknya band beraliran pop dan rock di Tanah Air, mulai menunjukkan keberagaman dan ciri khas unik masing-masing. Salah satunya ditunjukkan oleh Kawanlama, band pendatang baru yang sedang berusaha untuk memberi warna segar di dunia musik Indonesia.

Kawanlama terdiri Hedex (vokal, gitar), Randa (gitar, vokal), dan Iam (drum, perkusi). Awalnya, mereka datang ke Jakarta bersama band masing-masing. Hedex dengan Sevendream, Iam dengan band The Polonia, dan Randa bersama band Syafir. Kandasnya band masing-masing tidak membiat mereka berhenti begitu saja.

Kawanlama. (Instagram - @kawanlama_music)

Ketiganya pun memutuskan untuk kembali berkarya dan membentuk band bernama Kawanlama. Masing-masing personel memiliki hasrat yang tinggi terhadap musik. Mereka juga berusaha untuk berbagi rasa, kisah, dan cerita dalam bermusik.

Terbentuknya Kawanlama terhitung belum lama. Mereka mendeklarasikan diri pada 26 Desember 2015 lalu. Nama Kawanlama sendiri dipilih berdasarkan pertemanan mereka sejak kecil di kampung halaman. Mereka akhirnya bertemu kembali saat merantau di Jakarta demi mimpi masing-masing.

Kawanlama. (Instagram - @kawanlama_music)

Aliran musik folk, country, dan pop menjadi pilihan Kawanlama. "Genre kami pop, country, folk. Lebih banyak ke folk. Influence kami bisa dari Mumford & Sons dan Bob Dylan. Tapi kami lebih senang ke Mumford & Sons," ujar Iam kepada Liputan6.com di SCTV Tower, belum lama ini.

Kawanlama telah merilis single perdana mereka yang berjudul "Simpan di Hati Saja". Single tersebut berkisah tentang kekuatan cinta. Mereka menggambarkan seseorang yang rasa cintanya tidak akan hilang begitu saja dan akan tetap tersimpan di dalam hati meskipun ia telah dikhianati.

Artikel Selanjutnya
Bigwave, Generasi Penerus Souljah yang Kini Lebih Dewasa
Artikel Selanjutnya
Dogies Barks, Pecinta Anjing yang Cinta Musik Punk