Sukses

Deretan Nasib Tragis Wolverine dari X-Men hingga Logan

Liputan6.com, Jakarta - Film ketiga Wolverine yang berjudul Logan, saat ini tengah tayang di bioskop Indonesia. Setelahnya, Hugh Jackman dipastikan tak tampil lagi sebagai karakter komik superhero Marvel itu. Alhasil, kemunculan Wolverine di film-film X-Men terbaru tidak akan terlihat lagi.

Bicara soal Wolverine, tentu sosoknya tak lepas dari perjalanannya sebagai mutan di dalam kisah film-film X-Men. Jauh sebelum cerita dalam film Logan, Wolverine memiliki sejarah sendiri dengan kakak angkatnya, Victor Creed atau yang dikenal dengan Sabretooth. Ia lalu bergabung sebagai anggota tim X-Men dalam rangka menghentikan tindak jahat Magneto.

Foto film trilogi X-Men (comicbookresources.com)

Namun kalau diingat kembali, nasib Wolverine di dalam film lebih tragis ketimbang karakter superhero Marvel lainnya seperti Spider-Man, Captain America, atau Daredevil. Apalagi karena ia sudah tampil di sembilan film dari franchise X-Men.

Wolverine sendiri selama ini hanya dimainkan oleh Hugh Jackman baik itu dalam X-Men maupun film-film solonya. Sehingga, fans selalu merasakan chemistry yang kuat antara sang aktor dengan karakternya. Terutama, ketika Wolverine tertimpa momen tragis di hampir setiap film.

Sebuah postingan Instagram dari Hugh Jackman seolah mengindikasikannya bakal pensiun sebagai Wolverine setelah 2017.

Lalu, apa sajakah momen-momen tragis Wolverine sejak X-Men hingga Logan yang membuat nasibnya lebih pedih ketimbang Spider-Man dan Captain America? Simak tulisan berikut ini.

1 dari 9 halaman

1. Membunuh Ayah Sendiri

Menengok kembali adegan pembuka dalam X-Men Origins: Wolverine, kita diperkenalkan oleh karakter James "Logan" Howlett cilik di abad ke-19. Di situ juga muncul untuk pertama kalinya Victor Creed sebagai kakak tiri Logan yang nantinya dikenal sebagai mutan bernama Sabretooth.

Ketika kekuatan mutan Logan bangkit, ia menikam seorang pria yang menembak ayah angkatnya dengan cakarnya. Tak disangka, ternyata pria yang ditikamnya itu adalah ayah kandungnya sendiri. Logan dan Victor lalu kabur selama puluhan dekade sembari mengikuti perang saudara, Perang Dunia I, Perang Dunia II, hingga Perang di Vietnam. Nasib keduanya berubah setelah bertemu dengan Team X di era 1970-an.

2 dari 9 halaman

2. Kayla Silverfox

Dalam X-Men Origins: Wolverine, julukan Wolverine diketahui berasal dari wanita yang menjadi kekasih Logan, Kayla Silverfox. Di pertengahan film, mereka tinggal bersama di pelosok Kanada dan hidup bahagia. Sedihnya, Kayla akhirnya diperlihatkan tewas akibat perbuatan Sabretooth.

Namun belakangan, Kayla ternyata masih hidup dan selama ini menjadi bagian dari konspirasi organisasi yang ingin memanfaatkan Wolverine. Pada akhirnya, Kayla membantu Wolverine dan benar-benar mengorbankan nyawanya setelah Wolverine kehilangan ingatan.

3 dari 9 halaman

3. Mobilnya Meledak

Dalam film X-Men, Wolverine digambarkan sebagai mutan yang kehilangan ingatan dan hidup bebas. Ia mendapatkan penghasilan dari pertarungan bawah tanah. Tak lama kemudian, Wolverine bertemu dengan gadis mutan bernama Rogue yang diajak menumpang ke dalam mobil gandengnya.

Namun di tengah perjalanan, hidup Wolverine langsung berubah drastis. Ia diincar oleh Sabretooth atas perintah Magneto namun diselamatkan oleh X-Men bersama Rogue. Meskipun begitu, mobil yang menjadi tempat tinggalnya hancur dan ia pun menetap di X-Mansion bersama Profesor X dan X-Men.

4 dari 9 halaman

4. Jean Grey

Kisah cinta Wolverine di film-film X-Men tak lepas dari perasaannya terhadap Jean Grey, salah satu anggota X-Men kesayangan Profesor X. Sejak pertama bertemu, Wolverine menyimpan ketertarikan terhadap Jean yang akhirnya membuatnya jatuh cinta.

Wolverine tak peduli dengan status Jean sebagai kekasih Cyclops. Di film X2: X-Men United, ia sempat tertipu dengan Mystique yang menyamar sebagai Jean Grey saat bermesraan dengannya. Di akhir film tersebut, Wolverine berduka dengan Cyclops setelah Jean mengorbankan nyawanya demi bisa menerbangkan X-Jet.

Di X-Men: The Last Stand, Jean Grey yang sudah dikendalikan oleh Phoenix sempat mengajak Wolverine bermesraan dengan motif terselubung. Namun secara tragis, Wolverine akhirnya harus mengakhiri nyawa Jean Grey demi menghentikan kekuatan Phoenix yang tak bisa dikendalikan.

Dalam film The Wolverine, sosok seperti arwah Jean Grey seolah menghantui Wolverine di beberapa momen. Menjelang akhir film, arwah Jean pun berhenti menghantui Wolverine.

5 dari 9 halaman

5. Ichiro Yashida

Karakter Ichiro Yashida muncul pertama kali dalam film The Wolverine sebagai prajurit Jepang yang diselamatkan oleh Wolverine selama Perang Dunia II. Setelah uzur, Yashida lalu mengundang Wolverine ke Jepang dengan alasan ingin melihat penyelamat nyawanya.

Wolverine lalu dihadapkan pada perseteruannya dengan kelompok Yakuza yang mengincar Mariko, cucu Yashida yang didaulat sebagai pucuk pimpinan perusahaannya. Namun pada akhirnya, Wolverine harus menerima kenyataan bahwa Yashida hanya sekedar ingin memanfaatkannya demi bisa mewujudkan ambisinya.

6 dari 9 halaman

6. Melewatkan Perubahan Sejarah

Dalam X-Men: Days of Future Past, Wolverine digambarkan bergabung dengan tim X-Men yang masih selamat serta para mutan muda yang berjuang melawan pasukan robot Sentinel di masa depan. Ia pun menawarkan dirinya kembali ke era 1970-an untuk mengubah sejarah agar keberadaan Sentinel lenyap di masa depan.

Ketika tiba pada satu titik dirinya dan X-Men era 1970-an harus mengubah sejarah, Wolverine malah berseteru dengan Magneto dan dilempar ke sungai hingga pingsan dalam keadaan tubuh terlilit besi. Saat Profesor X muda berhasil mengubah sejarah, pikiran Wolverine kembali ke masa depan dengan kondisi seluruh tim X-Men selamat.

Meskipun begitu, kondisi pikiran Wolverine cukup tragis. Sejak 1970-an hingga masa depan, ia tak mengingat apa pun yang dilakukannya selama sejarah berubah. Ia hanya mengetahui dari Profesor X kalau dirinya selama ini mengajar sejarah di X-Mansion.

Sosok Wolverine yang ditinggalkan oleh pikirannya dari masa depan, terlihat dalam X-Men: Apocalypse. Nasibnya selama perubahan sejarah bisa dibilang tragis. Dikarenakan, ia kembali menjadi kelinci percobaan Weapon X yang lebih mengerikan ketimbang versi X-Men Origins: Wolverine.

7 dari 9 halaman

7. Hidup Melarat

Film Logan yang bertempat di tahun 2029, terjadi setelah berubahnya sejarah yang digambarkan dalam X-Men: Apocalypse. Terlihat bagaimana nasib Wolverine dan Profesor X di masa depan. Ternyata setelah berhasil menyelamatkan seluruh anggota X-Men, Wolverine malah hidup melarat.

Bayangkan saja, di awal film kita melihat ia menjadi sopir online dan harus berhadapan dengan para pencuri suku cadang mobil
yang kejam. Bahkan, ia juga terkadang bermasalah dengan beberapa pelanggannya. Wolverine pun hanya tinggal di sebuah bangunan bekas pabrik peleburan bersama Profesor X yang sudah semakin uzur dan tengah menderita gangguan fungsi syaraf.

8 dari 9 halaman

8. Keracunan

Pada poin ini, terungkap di tengah cerita film Logan bahwa Wolverine selama ini mengalami keracunan akibat suntikan adamantium ke dalam tubuhnya. Ia mampu bertahan hidup selama ini berkat regenerasi sel alami di dalam tubuhnya.

Keracunan adamantium yang semakin kuat, membuat kekuatan penyembuhnya melemah dan tubuhnya pun menua. Kontras dengan Iron Man yang berhasil menemukan penawar racun dalam reaktornya, nasib Wolverine dalam film Logan lebih tragis. Ia memilih untuk pasrah jikalau racun tersebut akhirnya mencabut nyawanya.