Sukses

Sex Hingga Sadis, Film Klasik Mengerikan Penyebab Histeria Massa

Liputan6.com, Jakarta Film dibuat untuk menghibur publik. Dengan berbagai genre sesuai dengan favorit penonton, mulai dari laga, komedi, horor hingga thriller. Namun tak sengaja, beberapa film justru menjadi momok bagi penonton.

Bahkan, beberapa penonton mengalami trauma setelah menyaksikannya. Mereka juga sampai ada yang jatuh pingsan saat menyaksikan film tersebut.

Setelah ditonton bersama-sama, beberapa film ini juga membuat kehebohan di masyarakat. Alasannya, adegan atau jalan cerita di film membuat masyarakat berkubang dalam mimpi buruk.

Iklan film The War of the World pada 1983 silam membuat masyarakat heboh, disangka ada serangan alien ke bumi. Dampak gambar bergerak yang sangat heboh itu membuat beberapa film melakukan pemotongan di bagian adegan yang mengerikan itu.

Apa sajakah film mengerikan yang membuat masyarakat ketakutan?

1 dari 5 halaman

King Kong

King Kong edisi perdana yang tayang 1933 silam menjadi kehebohan. Di sebuah adegan, terlihat Carnictis, makhluk mengerikan seperti cacing dengan penampilan yang sangat aneh bergigi panjang seperti monster. Selain itu, terdapat laba-laba raksasa yang menyerang karakter utamanya: Fay Wray, Robert Armstrong dan Bruce Cabot.

Saat pemutarannya, King Kong 1933 membuat penonton berteriak histeris dan sangat ketakutan. Mereka bahkan ada yang pingsan.

King Kong 2005

Akhirnya, adegan tersebut pun dibuang dari King Kong 1933 silam. Masyarakat pada saat itu shock melihat makhluk mengerikan di film bergambar.

Pihak studio menyebutkan, adegan tersebut tak membuat cerita King Kong berkurang. Tapi karakter makhluk mengerikan itu kembali dimunculkan pada sekuel King Kong tahun 2005. Tak ada kejadian penonton yang pingsan setelah menyaksikannya.

2 dari 5 halaman

Cannibal Holocaust

Cannibal Holocaust, film asal Italia yang dirilis 1980 silan mejadi karya paling kontroversial sepanjang masa. Film ini menampilkan hal paling mengerikan yang pernah dibayangkan manusia: kekerasan seksual, kekerasan, penyiksaan, pembunuhan hingga kanibalisme.

Akibatnya, sutradara  Ruggero Deodato sempat ditangkap karena disangka melakukan pembunuhan demi film ini. Namun tuduhan tersebut dihapus setelah melihat semua pemainnya dalam kondisi baik.

Cannibal Holocaust (Pinterest)

Penonton yang menyaksikan Cannibal Holocaust langsung merasa mual, selalu teringat adegan kekejaman di film itu. Selain itu, beberapa dari mereka dilaporkan mengalami mimpi buruk setelah menyaksikannya.

Bahkan, cuplikan Cannibal Holocaust sudah memberikan kengerian yang tampak nyata. Akhirnya, film ini pun dilarang ditayangkan. 

3 dari 5 halaman

The Birth Of A Nation

Film The Birth of Nation rilis 1915 silam menyebabkan ketakutan di tengah masyarakat terhadap kaum kulit hitam. Di Amerika saat itu, perbuatan rasis masih sangat tinggi. Kulit putih dianggap sebagai penguasa, sementara, kaum Afro-America hanya merupakan ras kelas bawah.

Film ini juga seolah memberikan angin segar terhadap perkembangan generasi KKK (Ku Klux Klan). Diceritakan penjahat di film ini merupakan kaum kulit hitam, mulai dari perampok hingga pemerkosa, diwartakan The Richest.

The Birth Of A Nation

Sementara, para jagoan atau protogonis berasal dari kulit putih, dengan mengenakan topeng yang dibuat seperti organisasi KKK. Para jagoan menumpas penjahat yang berkeliaran di tengah masyarakat dengan adegan mengerikan.

Film ini dianggap sangat merendahkan kulit hitam. Kini, film ini dikabarkan tak boleh tayang lagi.

4 dari 5 halaman

The Last House On The Left

The Last House On The Left rilis 1972 menyebabkan penonton ketakutan dan histeris. Ceritanya mengenai dua remaja setelah menonton konser rock, berakhir di tempat yang sangat mengerikan.

Mereka sempat dipaksa melakukan hubungan intim, serta perlakuan yang sangat kasar dan penyiksaan yang membuat penonton mual menyaksikannya. Selain itu, cerita di film ini mengenai balas dendam atas kekerasan seksual yang diterima korbannya.

 The Last House On The Left

Tentu saja, adegan sadis pun banyak mengiasi film ini. Film ini juga membuat mimpi buruk yang terekam di memori penonton.

Akhirnya poster di film ini pun diberi peringatan untuk penonton yang menyebutkan, "ini hanya film. Ini tidak nyata" secara berulang-ulang. 

 

 

 

Artikel Selanjutnya
Saking Kocaknya, Cerita Deadpool 2 Bikin Sang Aktor Ikut Ngakak
Artikel Selanjutnya
Tak Jadi Tamat, Rapunzel Melanjutkan Petualangannya