Sukses

HUT Kota Malang, Begini Harapan Teuku Wisnu

Liputan6.com, Jakarta Aktor yang juga pengusaha kuliner, Teuku Wisnu ikut bergembira dalam peringatan hari jadi kota Malang, Jawa Timur yang ke 103, pada Sabtu 1 April ini. Suami Shireen Sungkar ini merayakannya bersama Tim Malang Strudel (MS).

Teuku Wisnu (liputan6.com/Rizky Aditya Saputra)

Teuku Wisnu mengajak tim MS untuk berdoa bersama, agar Malang selalu menjadi kota yang penuh dengan keberkahan, dan mampu mencapai visinya untuk menjadi kota yang bermartabat yang data mewujudkan kondisi kemuliaan bagi masyarakatnya.

"Malang memiliki visi yang luar biasa. Sesuai dengan konsep Islam mengenai baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur. Malang ingin menjadi kota yang makmur yang diridhoi Allah SWT. Semoga semuanya bisa terwujudkan," kata Teuku Wisnu saat dihubungi via telepon, Sabtu (1/4/2017) pagi.

Selain itu, sebagai bentuk kecintaannya kepada kota Apel itu, Teuku Wisnu juga menuangkan idenya dengan mengemas packaging baru Malang Strudel. Packaging yang dimaksud adalah, dengan memunculkan unsur-unsur ikonik Kota Malang, terutama yang menjadi tempat wisata dan juga beberapa keunggulan lainnya yang ada di kota tersebut.

"Saya sudah merasa begitu dekat dengan Kota Malang. Saya merasa Kota Malang menjadi rumah saya sendiri. Dan di hari jadi Kota Malang hari ini, saya berpikir untuk memunculkan beberapa ikonik yang ada di Kota Malang dalam kemasan atau packaging Malang Strudel," ujar Teuku Wisnu.

Ide mengemas packaging dengan ikonik Kota Malang itu juga dimaksudkan, agar MS terlihat lebih fresh dan mengikuti dinamika perkembangan Kota Malang yang lebih inovatif.

Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu di Malang, Jawa Timur

"Tampilannya akan lebih segar dengan gambar ikonik Kota Malang. Selain itu, konsumen juga menjadi lebih dekat dengan Kota Malang, lewat tampilan gambar ikonik Kota Malang yang ada dikemasan Malang Strudel. Dan kemasannya nanti bisa disimpan di rumah dengan gambar ikonik Kota Malang," pungkas Teuku Wisnu.

 

 

Artikel Selanjutnya
Wali Kota Risma Kadang Tak Punya Uang, tapi Memaksakan Sedekah
Artikel Selanjutnya
Polwan Surabaya Sapa Pagi dari Museum Hidup Hoofdbureau