Sukses

Gandhi Fernando Gandeng Luna Maya di Film Mantan

Liputan6.com, Jakarta - Setelah sukses meluncurkan novel Zodiac: Apa Bintangmu pada bulan Februari lalu, Renee Pictures kembali bekerjasama dengan Gramedia menyuguhkan novel berdasarkan skenario filmnya. Kali ini giliran film Mantan yang diangkat kisahnya ke dalam novel.

Gandhi Fernando, mewakili Renee Pictures mengungkapkan bahwa dalam novelnya akan ada berbagai cerita dan fakta menarik seputar mantan. 

"Novel punya dunianya sendiri, sama hal dengan film. Tentu akan ada perbedaan, namun yang menarik adalah baik novel maupun film akan ada bagian yang seakan terhubung, jadi baca novelnya, tonton filmnya agar lebih mengetahui kisah para mantan," ungkap Gandhi Fernando melalui keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Kamis (7/4/2017).

Poster Film Mantan

Tak cuma novel, cerita tersebut juga akan diangkat ke layar lebar dengan judul serupa. Selain Gandhi Fernando, sejumlah aktor dan aktris muda berbakat Tanah Air juga bermain dalam film yang akan tayang pada bulan Juni tahun ini. Mereka adalah Karina Nadila, Luna Maya, Citra Scholastika, Kimberly Ryder, dan Ayudia Bing Slamet. Ada pula penampilan spesial dari Daniel Irawan dan aktor Malaysia, Zoey Rahman.

Gandhi Fernando menjelaskan, bahwa film yang akan dirilis di Indonesia dan Malaysia, diangkat berdasarkan pengalaman pribadinya.

Luna Maya adalah seorang aktris asal Indonesia

"Mantan adalah film yang cukup personal untuk saya, karena kelima karakteristik mantan tersebut terinspirasi dari para mantan dalam kehidupan asli saya. Beberapa dari mereka sudah tahu saya menulis dan memproduksi film based dari karakter mereka," dia menjelaskan.

Film Mantan menceritakan tentang seorang kolumnis majalah percintaan bernama Adi (Gandhi Fernando). Adi sudah bertunangan, tetapi sebelum menikah, ia pergi mengunjungi lima mantan pacarnya; Ella (Ayudia Bing Slamet) di Bandung, Frida (Karina Nadila) di Yogyakarta, Juliana (Kimberly Ryder) di Bali, Tara (Luna Maya) di Medan dan Deedee (Citra Scholastika) di Jakarta.

Tapi apakah pertemuan mereka cukup untuk Adi benar-benar yakin untuk menikah? Adakah salah satu dari mereka yang ternyata dulu soulmate, tetapi dulu putus karena waktu yang tidak tepat? Atau adakah tujuan lain di balik ini semua?