Sukses

Tulis 212 di Komik X-Men, Komikus Indonesia Kena Sanksi Marvel

Liputan6.com, Jakarta - Aspirasi komikus Indonesia, Ardian Syaf, dalam komik X-Men Gold #1 yang digambarnya, sempat menuai pro dan kontra di kalangan pecinta komik superhero. Banyak pihak yang mengritik Ardian atas dimasukkannya unsur Aksi 212 (2 Desember) yang melekat dengan Gubernur Jakarta non aktif Basuki Tjahja Purnama alias Ahok ke dalam komik terbitan Marvel Comics itu.

Ardian Syaf pun sempat menanggapi kritik yang ditujukan kepadanya dengan santai melalui Facebook. Meskipun kritik dari masyarakat masih bisa dibendungnya, namun pihak Marvel Comics sepertinya akan membuatnya lebih berhati-hati lagi dalam berkarya untuk ke depannya.

Ardian Syaf

Disampaikan Comicbook.com, Sabtu (8/4/2017), Marvel Comics belakangan ini melontarkan pernyataan terkait munculnya isu seputar Aksi 212 di komik X-Men Gold #1. Pihak Marvel secara gamblang mengungkapkan bahwa aspirasi Ardian itu sangat tidak mewakili tim Marvel secara keseluruhan.

"Gambar yang disebutkan dalam X-Men Gold # 1 dimasukkan tanpa sepengetahuan di balik makna yang dilaporkan. Referensi yang tersirat ini tidak mencerminkan pandangan penulis, editor, atau orang lain di Marvel dan berada dalam oposisi langsung dari inklusifitas Marvel Comics dan apa yang X-Men miliki selama berdiri sejak penciptaan mereka," ujar pihak Marvel kepada Comicbook.com.

"Gambar ini akan dihapus dari cetakan berikutnya, versi digital, dan perdagangan buku, dan sanksi disiplin sedang diambil," lanjut Marvel.

Gambar komik buatan Ardian Syaf untuk X-Men Gold [foto: Bleeding Cool]

Dalam beberapa adegan komik X-Men Gold #1 yang digambarnya baru-baru ini, Ardian menampilkan karakter Kitty Pryde yang tengah menghadapi kerumunan massa. Dilansir dari Bleeding Cool, Sabtu (8/4/2017), Kitty diceritakan sedang memperkenalkan kepada orang-orang bahwa dirinya adalah pemimpin baru X-Men.

Di dekatnya terdapat sebuah gambar gedung bertuliskan angka 212 yang menyiratkan Aksi 212 atau aksi demostrasi damai 2 Desember 2016 di Jakarta. Kitty Pryde sendiri, selama ini digambarkan sebagai salah satu pahlawan dari Yahudi dalam daftar karakter komik Marvel. Tulisan Jewelry yang ada di sisi kiri Kitty dalam komik ini, menyiratkan kata "Jew" (Yahudi) yang ditujukan kepadanya. Angka 51 yang menyiratkan surat Al-Maidah ayat 51 juga terlihat di baju salah satu orang yang menyaksikan Kitty Pride berbicara di tengah masyarakat.

1 dari 2 halaman

Menuai Kontroversi

Bicara soal angka 51, pada gambar lainnya, Ardian menampilkan karakter Colossus saat sedang mengenakan kaus putih bertuliskan "QS 5:51". Di situ, Colossus tampak sedang bermain baseball bersama Nightcrawler.

Gambar tersebut seolah menggambarkan kondisi Gubernur Jakarta non aktif, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok yang tengah terjerat kasus dugaan penistaan agama setelah dirinya sempat mengutip surat Al-Maidah ayat 51 saat mengadakan kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu, beberapa waktu lalu.

 

Gambar komik buatan Ardian Syaf untuk X-Men Gold [foto: Gizmodo]

Dari peristiwa tersebut, sejumlah masyarakat Muslim bersama para ulama dan aktivis pembela Islam, mengadakan aksi yang bertujuan menuntut Ahok diturunkan dari jabatannya sebagai Gubernur. Mulai dari aksi 411 (4 November 2016), aksi 212 (2 Desember 2016) hingga yang terbaru yakni aksi 313 yang berlangsung pada 31 Maret 2017 lalu.

Alhasil, komik buatannya ini pun menuai kontroversi dari berbagai pihak. "Sejujurnya sy cukup kecewa..sebenarnya boleh saja punya opini pribadi di pihak tertentu.. tetapi memasukkan hal tsb k dlm karya tentunya berkonsekuensi menerima reaksi berseberangan.." ujar seorang netizen. "Aksi damai. Gurauan hari itu. Anda sudah menabur benih, dan sekarang silahkan nikmati hasilnya dalam badai," sahut yang lain.

Fox Studios dikabarkan tengah mengembangkan versi televisi dari kisah komik dan film X-Men.

Tak berkecil hati, Ardian Syaf hanya berharap masyarakat bisa menyampaikan kritik mereka dengan bijak. "Makna dibalik angka...mungkin ada yg bisa dipahami, bila tak paham, tak apa... Silakan berkomentar apapun, karena saya gak bisa kontrol lidah anda...eh jari anda...saran saya, walaupun anda tidak setuju dgn saya, tetap sampaikan dengan ucapan yg baik ya," ujar Ardian Syaf di Facebook pribadinya.

Terlepas dari aspirasinya terhadap Aksi 212 dalam edisi perdana X-Men Gold, Ardian Syaf dikabarkan telah merampungkan X-Men Gold #2 yang akan dirilis pada 19 April 2017. X-Men Gold #1 mendapat banyak pujian dari fans sejak diterbitkan pada 5 April 2017 lalu. X-Men Gold sendiri tak mendapat goresan pena dari Ardian Syaf seorang. Nama RB Silva dan Ken Lashley turut terlibat dalam pembuatan desain komik X-Men Gold.

Artikel Selanjutnya
Kena Sanksi, Karier Komikus X-Men Asal Indonesia Tamat
Artikel Selanjutnya
Selipkan Pesan 212 di X-Men Gold, Komikus Indonesia Ini Dikritik