Sukses

Gerald Clayton Trio Tampil di Ubud Village Jazz Festival 2017

Liputan6.com, Jakarta - Untuk kelima kalinya, perhelatan musik Ubud Village Jazz Festival (UVJF) kembali digelar. Festival musik jazz yang diklaim sebagai salah satu yang terbaik di Asia Tenggara, mencoba menampilkan banyak kejutan dan hal baru yang akan menarik perhatian penonton.

"Kami mencoba untuk menampilkan musik jazz dengan cara yang berbeda", kata Yuri Mahatma, co-founder Ubud Village Jazz Festival melalui keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com di Jakarta, Selasa (11/4/2017).

Di tahun 2017 ini, UVJF menyuguhkan lineup yang lebih imajinatif dan eklektik, yang menyatukan para musisi dari berbagai variasi jenis musik mainstream, modern, tradisional dan Latin. Highlight dari Festival tahun ini adalah musisi muda berbakat Gerald Clayton Trio yang akan tampil dengan Joe Sanders (pemain bass) dan Gregory Hutchinson (pemain drum).

Ubud Village Jazz Festival 2017

Gerald telah empat kali dinominasikan oleh penghargaan bergengsi, Grammy. Clayton, yang memenangkan posisi kedua di ajang Kompetisi Piano Jazz Thelonious Monk Institute pada tahun 2006, juga memperoleh nominasi Grammy tahun 2010 untuk Best Improvised Jazz Solo atas karya aransemen Cole Porter “All Of You”.

Lagu "Battle Circle", komposisinya bersama The Clayton Brothers, juga menerima nominasi Grammy untuk Best Jazz Instrumental Composition pada tahun 2011. Dia juga menerima nominasi Grammy pada tahun 2012 dan 2013 untuk Best Jazz Instrumental Album for Bond: The Paris Session (Concord) dan Life Forum (Concord), album kedua dan ketiganya.

Joe Sanders pun sudah tidak diragukan lagi. Ia merupakan salah satu pemain bass muda paling dicari di generasinya. Baru-baru ini ia ditempatkan sebagai runner up di final International Society of Bassists Jazz Bass Competition dan Thelonious Monk Institute’s Internasional Jazz Bass Competition.

Penampilan Gerald Clayton Trio ini semakin solid dengan kehadiran Gregory Hutchinson, pemain drum jazz modern. 

Ubud Village Jazz Festival 2017

"Festival kami tidak hanya menampilkan musisi besar dan band internasional serta nasional dalam dua hari, tetapi juga memberikan pengalaman yang mengesankan kepada para penonton dengan memberikan beberapa nilai tambah seperti desain lay out yang canggih namun membumi yang dirancang sedemikian rupa oleh tim arsitektur kami (Archimetriz Design) untuk memastikan bahwa penonton masih bisa merasakan kearifan lokal," Yuri Mahatma menjelaskan.

Lineup UVJF tahun ini juga akan dihiasi penampilan pemain trombone legendaris Indonesia, Benny Likumahua, yang akan berbagi panggung bersama dengan anaknya, yang juga merupakan salah satu pemain bass muda yang disegani di Indonesia, Barry Likumahua. Ada pula gitaris jazz Balawan.

Untuk lineup lainnya dapat dilihat di situs resmi kami www.ubudvillagejazzfestival.com. Tiket Early Bird tersedia mulai April-Mei 2017.