Sukses

6 Film Horor Ini Cocok Ditonton oleh Para Penakut

Liputan6.com, Jakarta Bagi sebagian orang, menonton film horor bisa jadi merupakan sebuah pengalaman yang lebih menantang ketimbang genre film lainnya. Terutama bagi para penakut.

Ketegangan akibat keberadaan makhluk menyeramkan dalam Conjuring, atmosfer ganjil yang menguar sepanjang film Shutter, atau zombie ganas dalam 28 Days Later, mungkin dianggap terlalu ekstrem bagi sebagian orang. Namun, bukan berarti para penakut harus alergi terhadap semua jenis film yang memiliki label horor.

Pasalnya, ada banyak film horor yang terbilang tak terlalu ekstrem dalam menampilkan unsur horornya. Karena itu, film-film ini terbilang masih 'aman' ditonton oleh para penakut. Siapa tahu, para penonton jenis ini malah ketagihan, dan mencoba menonton film yang 'level' kengeriannya lebih tinggi.

Jadi, film horor apa saja yang cocok ditonton oleh para penakut? Ini dia daftar lengkapnya:

1 dari 7 halaman

Pee Mak Phrakanong

Sutradara Thailand Banjong Pisanthanakun, dikenal lewat film horornya yang sangat populer, Shutter. Namun ia tak hanya piawai membuat film horor yang super mengerikan seperti film ini, namun juga yang super lucu. Hal ini, ia buktikan lewat Pee Mak Phrakanong.

Berbeda dengan Shutter yang kental dengan nuansa horor, dalam Pee Mak, hal ini terasa jauh sangat lunak. Karakter makhluk halus dalam film ini pun dibuat tak mengerikan, bahkan cantik. Sebagai gantinya, Pee Mak lebih banyak memuat unsur komedi yang bakal membuatmu terbahak-bahak, hingga melupakan bahwa film ini masuk dalam kategori horor.

Pee Mak Phrakanong, bercerita tentang Mak (Mario Maurer) dan empat orang sahabatnya, yang bertemu di peperangan. Setelah perang selesai, Mak pulang ke kampungnya bersama empat sahabat barunya ini, dan berkumpul kembali dengan istrinya yang cantik, Nak. Hanya saja, Mak tak tahu bahwa istrinya ini telah lama meninggal dunia dan menjadi arwah penasaran yang membuat penduduk kampungnya takut.

2 dari 7 halaman

Shaun of the Dead

Penggemar film pasti tak asing dengan trilogi "tiga rasa es krim Cornetto" (Three Flavours Cornetto Trilogy) dari sineas Inggris Edgar Wright dan Simon Pegg. Nah, Shaun of The Dead adalah bagian pertama dari trilogi ini.

Seperti dua film lainnya dalam trilogi ini, Shaun of The Dead juga merupakan film yang kental dengan unsur komedi. Bedanya, film ini mengisahkan tentang bencana zombie yang tiba-tiba terjadi. Shaun of the Dead dinilai memiliki pendekatan segar terhadap genre ini, dan memiliki lelucon nakal yang satir. Tak heran film ini mendapat penilaian baik, sebesar 92 persen di Rotten Tomatoes dan 76 di Metacritic.

Shaun (Simon Pegg), adalah seorang pegawai biasa yang baru putus dari kekasih yang ia cintai. Satu hari, tanpa ada peringatan sebelumnya, terjadi serangan zombie. Ditemani sahabatnya yang sembrono dan pemalas, Ed (Nick Frost), ia kemudian berusaha menyelamatkan ibu dan kekasihnya.

 

3 dari 7 halaman

A Tale of Two Sisters

Salah satu film horor populer dari Korea Selatan, adalah A Tale of Two Sisters. Oleh sejumlah media, film yang juga ditayangkan di Amerika Serikat ini bahkan sering dimasukkan dalam daftar film horor terbaik dari Korea Selatan.

Meski begitu, sebenarnya film ini tergolong cukup aman untuk ditonton oleh mereka yang berjantung lemah. Pasalnya, meski tetap memiliki elemen horor yang menegangkan, A Tale of Two Sisters lebih menekankan pada unsur drama dan misteri.

A Tale of Two Sisters menceritakan tentang kakak beradik yang baru pulang dari rumah sakit jiwa. Di rumah, mereka tak hanya menghadapi ibu tiri mereka, namun juga arwah penasaran yang ternyata berkaitan dengan masa lalu keluarga mereka yang kelam.

 

4 dari 7 halaman

Zombieland

Seperti Shaun of The Dead, Zombieland juga bercerita tentang malapetaka zombie. Film ini, juga diperkaya dengan sejumlah adegan aksi dan kadar humor yang lumayan kental.

Zombieland mengambil setting Amerika di abad 21, kala zombie telah menguasai Negeri Paman Sam ini. Seorang pemuda tanggung (Jesse Eisenberg) berhasil bertahan hidup dengan mengikuti sejumlah aturan, seperti tidak buang air di WC umum dan mengenakan sabuk pengaman. Ia lantas berniat mengunjungi orangtuanya di Ohio, namun di tengah jalan ia bertemu dengan orang-orang unik yang ikut nebeng padanya.

5 dari 7 halaman

Warm Bodies

Humor, bukan satu-satunya elemen yang mampu menetralkan kengerian film horor. Film Warm Bodies, melakukannya dengan memasukkan unsur drama romantis. Bahkan, film ini meminjam unsur dari karya terkenal Shakespeare, Romeo & Juliet.

Hal ini bisa langsung terlihat dari nama karakter film ini, R (Nicholas Hoult) dan Juliet (Teresa Palmer). R, adalah seorang zombie yang doyan makan otak manusia karena hal ini membuatnya kembali merasakan emosi, satu hal yang hilang setelah ia menjadi zombie. Sementara Julie, adalah anggota pasukan khusus yang bertugas untuk memusnahkan zombie. Dalam sebuah penyerbuan, Julie dan R bertemu. R, langsung merasakan ketertarikan pada gadis muda ini.

Warm Bodies mendapat sambutan hangat dari para kritikus, terbukti dari rating 80 persen dalam Rotten Tomatoes dan skor 59 persen dari Metacritic.

6 dari 7 halaman

Scary Movie

Bila film lain yang ada dalam daftar ini bergenre horor dengan sentuhan humor, drama, atau romansa, maka film yang terakhir ini adalah kebalikannya. Scary Movie, adalah film komedi dengan sedikit sentuhan horor. Tepatnya, parodi dari film-film horor populer.

Hingga kini, ada lima judul dalam waralaba Scary Movie. Puluhan film horor populer, telah diparodikan dalam film ini. Beberapa di antaranya, adalah The Exorcist, I Know What You Did Last Summer, Ju On, The Ring, dan masih banyak lagi.

 

 

 

 

Artikel Selanjutnya
6 Sekuel Film Horor dengan Adegan Seks dan Sadis Lebih Tegang
Artikel Selanjutnya
Sederhana Tapi Manis, 4 Adegan Seks Terbaik di Film Klasik