Sukses

Pasang Besi di Dalam Leher, Drumer X Japan Lolos dari Kelumpuhan

Liputan6.com, Tokyo - Di kalangan penggemar musik Jepang, sosok Yoshiki, pemain drum sekaligus pimpinan X Japan, tentunya sudah tak asing lagi. Belakangan ini, kondisi kesehatan musikus yang piawai bermain piano itu sempat menurun.

Seperti disampaikan Crunchyroll.com, pekan lalu, Yoshiki memutuskan untuk menjalani operasi darurat di Los Angeles karena mengalami herniasi cakram tulang belakang. Operasi dilakukan setelah beberapa dokter mengizinkannya.

Yoshiki X Japan memamerkan kegiatan sebelum operasi. (Instagram - @yoshikiofficial)

Melalui Instagram pada pekan lalu, Yoshiki meminta maaf kepada para penggemar X Japan dan dirinya karena tubuhnya yang sedang melemah. Ia lalu mengunggah sebuah video dengan keterangan, "tak peduli apa yang terjadi padaku.. Aku akan kembali."

Pada 10 Mei 2017, ia terpaksa membatalkan kehadirannya di sebuah acara. "Aku harus membatalkan perjalanan di Jepang hari ini karena kesehatanku. Aku akan muncul di acara melalui telepon malam ini. Maaf semuanya.."

Yoshiki X Japan memamerkan kegiatan sebelum operasi. (Instagram - @yoshikiofficial)

Di hari yang sama, Yoshiki menjelaskan proses operasi yang akan dijalankannya. "Ya aku akan menjalani operasi leher pekan depan. Kali ini operasinya akan membedah leherku dari depan dan memasukkan sebuah cakram buatan di antara tulang belakangku. Aku sedikit takut, tapi aku akan melaluinya dan untuk saat ini aku berencana manggung di pertunjukan X Japan mendatang," tulisnya.

Setelah mengumumkan dirinya akan menjalani operasi, Yoshiki mulai membagikan foto-foto detik-detik menjelang prosesnya. "Fans tercinta, Aku mohon maaf. Aku tak menghadapi ini sendirian. Kalian semua bersamaku..," tulisnya dalam sebuah keterangan foto.

Yoshiki X Japan memamerkan kegiatan sebelum operasi. (Facebook)

Melalui akun Facebook resmi, Yoshiki memamerkan foto kursi roda dengan logo X Japan pada 12 Mei. "Bersiap untuk operasi, terima kasih untuk semua rujukan dokter dan semuanya," tulisnya. "Sangat sakit untuk bermain karena sistem saraf saya rusak, tapi merupakan kehormatan untuk bermain di Carnegie Hall. Aku akan kembali ke sana," lanjutnya sambil mengunggah video permainannya di salah satu konser akbar.

1 dari 2 halaman

Operasi Sukses

Pada Senin (15/5/2017) lalu ia menulis, "Operasi saya besok. Memikirkan apakah hidup itu.." Lalu pada Selasa (16/5/2017) kemarin, Yoshiki mengumumkan dirinya akan menjalani bedah pada hari itu selama beberapa jam.

Akhirnya, pada hari ini (17/5/2017), Yoshiki memamerkan foto sinar-x di lehernya. "Aku menjadi Iron Man juga hari ini.. Dari X Men," tulisnya. "Operasi di leherku hari ini sukses. Terima kasih semuanya untuk seluruh pesan yang ada. Aku cinta kalian. #WeAreX," ujar Yoshiki dalam keterangan foto dirinya tengah berbaring di rumah sakit.

Yoshiki X Japan memamerkan kegiatan sebelum operasi. (Instagram - @yoshikiofficial)

Sebelumnya, Yoshiki mengalami cervical foraminal stenosis karena permainan drum yang terlampau bersemangat hingga harus menjalani operasi pada 2009. Jadwal tur serta intensitas pekerjaannya di tahun ini, menyebabkan herniasi tulang belakang dan kondisinya memburuk kembali.

Dokter di AS dan Jepang sepakat, jika Yoshiki tidak menjalani operasi segera, kemungkinan besar kesehatannya akan hancur secara permanen. Gejala cervical foraminal stenosis tersebut muncul kembali pada Oktober lalu selama tampil di Visual Japan Summit, Januari lalu di Carnegie Hall.

Yoshiki X Japan memamerkan kegiatan sebelum operasi. (Instagram - @yoshikiofficial)

Yoshiki kehilangan kemampuan merasakan di tangan kirinya. Namun ia tak mempedulikannya dan memilih untuk menyelesaikan sampai akhir hingga terpaksa harus dioperasi.

Kondisi Yoshiki saat ini membuatnya harus menunda rencana untuk tampil di beberapa acara sampai ia pulih. Namun, ada kemungkinan Yoshiki sudah pulih sebelum konser X Japan tahun ini digelar.