Sukses

Adam Suraja, Pemuja Cinta yang Tak Membabi Buta

Liputan6.com, Jakarta - Jatuh cinta tentu sudah pernah dialami oleh setiap manusia. Termasuk penyanyi pop yang tengah merintis kariernya, Adam Suraja. Konsep tersebut diterjemahkan ke dalam sebuah lirik oleh Adam lewat lagu "Kusuka".

Menelusuri perjalanan kariernya, Adam Suraja bukanlah anak kemarin sore di kancah musik, khususnya di Semarang. Lagu pop yang dibuatnya pernah duduk di chart indie salah satu radio. Adam yang lolos dan memulai kariernya lewat album kompilasi Musikini, menemukan percikan semangat untuk berkarya.

Penyanyi Adam Suraja. (Triple9)

"Single "Kusuka" ini seperti kompor meleduk buat saya. Panas lagi dan membuat karya lagi, dengan mimpi di industri yang nyaris padam, kini tersulut lagi. Semoga semua bisa dapat hasil yang menggembirakan," ujar pemuda yang juga membuka usaha lumpia di Semarang ini.

Lagu "Kusuka" sendiri terbilang easy listening. Selain liriknya mudah dihapal, aransemennya pun tak sulit disimak, cocok bagi yang sedang jatuh cinta atau setidaknya mengagumi teman lawan jenis dari jauh.

"Saya sengaja menempatkan diri pada posisi orang yang sedang jatuh cinta, karena rasanya menyenangkan. Saya yakin, rasa itu pasti dirasakan jutaan manusia di luar sana ketika jatuh cinta. Semoga lagu ini bisa menjadi karya yang mengawal perasaan itu. Alhamdulillah single "Kusuka" dipercaya sebagai soundtrack di beberapa judul FTV," jelas Adam panjang lebar.

Adam Suraja. (Triple9)

Urusan videoklip, Dedi Raksawardana selaku sutradara memutuskan untuk melibatkan komunitas bikers di Semarang. Adam bercerita bahwa idenya berasal dari cinta pada pandangan pertama.

"Ada cowok yang ditolong seorang cewek ketika motornya mogok. Suatu ketika tanpa sengaja mereka ketemu lagi ketika si cowok itu manggung di kafe, dan akhirnya mereka meyakini kalau punya perasaan yang sama," terang Adam sembari menyebut salah satu kafe di Banyumanik, Semarang, sebagai lokasi syuting.

Tema jatuh cinta memang paling mudah diterima dalam sebuah lagu. Membuat videoklip dengan emosi cinta yang terasa oleh yang menonton jadi perkara sulit lainnya. "Kualitas akting dan penghayatan juga penting, selain konsep yang kuat," celetuk sutradara Dedi Raksawardana.

Lewat lagu ini, Adam Suraja mendapat bantuan dari musikus yang memiliki pengalaman luar biasa. Ia adalah Ully Dalimunthe, produser musik Dewi Sandra, Bunglon, Debrur, Ziva, Naff, Seventeen, dan masih banyak lagi. Maka, diharapkan karya-karya Adam Suraja bisa diterima masyarakat Indonesia.

Artikel Selanjutnya
Laura Tewas, Haidar Kembali Rencanakan Balas Dendam Pada Alena
Artikel Selanjutnya
Habis Nonton Annabelle, Wanita Ini Malah Pukul Wajahnya Sendiri