Sukses

‎30 Tahun Berkarier, Ruth Sahanaya Mencoba Idealis

Liputan6.com, Jakarta - Gebrakan baru tengah disiapkan Ruth Sahanaya. Penyanyi 50 tahun itu bakal meluncurkan album baru yang dipastikan jauh berbeda. Jika biasanya Ruth Sahanaya akrab dengan lagu pop, kali ini ia bakal menyuguhkan alunan jazz lengkap dengan big band.

"Memang dari dulu saya selalu pop. Tapi sebagai penyanyi, ada beberapa jenis musik yang menjadi favorit saya, salah satunya jazz dengan big band ini. Dan akhirnya, impian saya untuk membawakan big band bisa terlaksana," kata Ruth Sahanaya di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (9/6/2017).‎

Ruth Sahanaya memberi masukan jelang final Toracino Cool Expression di Studio Abbe, Jakarta, Jumat (3/6/2016). Tiga finalis Toracino Cool Expression mendapat coaching clinic bersama Ruth Sahanaya. (Liputan6.com/Gempur M Surya)

‎Pelantun lagu "Mengertilah Kasih" ini memang sejak dulu mengidamkan tampil nge-jazz. Baginya, album yang masih dirahasiakan nama dan rilisnya itu, akan menjadi sejarah baru ungkapan rasa idealismenya sejak 30 tahun berkarier di panggung musik Tanah Air.

"Kalau dibilang sebenarnya ini idealis sedikit. Sekitar 30 tahun saya berkarier di industri musik, baru kali ini coba jazz dengan big band. Tapi rasanya sah aja kan kalau saya agak idealis sedikit," ucapnya seraya tertawa.

Tak sendirian, Ruth Sahanaya akan berkolaborasi dengan sahabatnya, Ria Prawiro. Bermodal 10 materi lagu, Ruth Sahanaya berharap karya anyarnya itu dapat diterima baik oleh penikmat musik di Indonesia.

Ruth Sahanaya di tahun 2017. (Rizky Aditya Saputra)

"Aku sangat senang kerjasama dengan Ria Prawiro ini, karena produksinya cepat sekali cuma 2-3 bulan. Karena kesatuan hati kami juga, jadi saya mood banget garapnya," ujar Ruth Sahanaya di sela syuting videoklipnya.

"Dan kalau nanti semua dengarkan, ini bukan seperti bayangan orang yang big band jazz sebagai genre berat. Karena unsur popnya juga kuat. Temanya pun tetap cinta tapi yang global, dalam waktu dekat ini juga ada tema cinta yang untuk guru," Ruth Sahanaya menandaskan.

Artikel Selanjutnya
Tiga Kali Menulis Film, Ernest Prakasa Belum Berani Pindah Genre
Artikel Selanjutnya
HEADLINE: Marshal, Putra Minahasa Pencipta Lagu Legendaris Dunia