Sukses

Chester Bennington Meninggal, Linkin Park Rilis Videoklip

Liputan6.com, Los Angeles - Satu lagi kabar duka datang dari dunia musik internasional. Chester Bennington, pentolan band alternatif rock/rap Linkin Park diketahui telah mengakhiri hidupnya sendiri.

Diberitakan TMZ, vokalis bernada tinggi ini mengakhiri hidupnya di kediamannya di Palos Verdes Estates, L.A. County, dengan menggantung dirinya pada Kamis (20/7/2017) sekira pukul 21.00 waktu setempat.

Chester Bennington diketahui memiliki kedekatan hubungan dengan Chriss Cornell, vokalis Audioslave dan Soundgarden yang juga mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri pada Mei 2017 lalu.

Sengaja atau tidak, kematiannya bertepatan dengan hari lahir mendiang Chriss Cornell, 20 Juli. Istri Cornell, sempat menulis dalam akun Twitternya setelah Chester Bennington dinyatakan meninggal.

"Tepat saat kupikir hatiku tidak bisa pecah lagi ... aku cinta kamu T," tulis Vicky Cornell.

Saat kematian Cornell, Chester sempat menuliskan kata-kata belasungkawa yang ia tuliskan dalam surat terbuka menyusul kematian Cornell.

"Anda telah mengilhami saya dalam banyak hal yang tidak akan pernah Anda ketahui. Bakatmu murni dan tak tertandingi. Suara Anda adalah sukacita dan rasa sakit, kemarahan dan pengampunan, cinta dan sakit hati, yang terbungkus menjadi satu. Saya rasa itulah kita semua. Anda membantu saya mengerti itu," tulis Chester Bennington saat itu.

Sekali lagi, sengaja atau tidak kematian Chester Bennington bersamaan dengan rilisnya sebuah videoklip teranyar Linkin Park berjudul "Talking To Myself" di YouTube.

Sontak, video tersebut dibanjiri komentar belasungkawa dari para penggemarnya. Bahkan tidak sedikit yang mengatakan bahwa lagu ini merupakan peringatan atas kematian Chester Bennington.

Artikel Selanjutnya
Shane Filan Tutup Hari Pertama Prambanan Jazz Festival 2017
Artikel Selanjutnya
Sebelum Bunuh Diri, Chester Bennington Tampil di Acara Ini