Sukses

4 Karya K-Pop Ini Dianggap Menghina Agama

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah karya yang beredar di industri hiburan biasanya diciptakan untuk tujuan menghibur semata.

Tak hanya dalam menciptakan lagu saja, tapi juga pembuatan drama hingga film atau penampilan artis. Untuk membuatnya terlihat lebih indah dan artistik, tim produksi memasukkan berbagai unsur, termasuk budaya yang dianggap merepresentasikan kondisi tertentu.

Namun, ada beberapa hal yang dianggap tabu juga ternyata ada yang dimasukkan ke dalamnya, termasuk unsur agama.

Sayangnya, masih ada drama yang ternyata kejeblos menempatkan simbol agama tak pas hingga dianggap menghina. Dan, itu terjadi di industri entertainmen Korea yang pernah dianggap menghina agama Islam.

Apa saja karya K-Pop yang dianggap menghina agama Islam?

 

1 dari 5 halaman

Mental Breakdown

Lagu solo CL bertajuk "Mental Breakdown" (MTBD) langsung membuat kehebohan. Tak hanya penampilan CL yang memukau dan lagunya yang enak didengar, tapi juga lirik lagunya yang penuh kontroversi.

Disebutkan jika kata dari Al Quran itu tak sepantasnya masuk di lirik lagu. Pada menit 2:55, kata yang kontroversial tersebut terdengar diiringi dengan alunan musik berbau Arabian.

CL (Pinterest)

Rupanya, dalam lagu "Mentalbreakdown" terdengar lafal Al Quran yaitu Surat An-Naba ayat 32-34. Muslim dunia beraksi dengan membuat petisi hingga mengecam untuk memboikot lagu tersebut. Lewat Kelompok Muslim Korea Selatan melayangkan surat protes kepada agensi 2NE1.

Akhirnya, YG Entertainment menghapus lafal Al Quran dari lagu tersebut. Bahkan, lagu revisi yang telah dinyanyikan ulang oleh CL telah diunggah ke situs berbagi video YouTube.

2 dari 5 halaman

Act Serious

Setelah CL, rapper solo ternama asal Korea Selatan, Loco juga dikritik karena menggunakan azan di dalam lagunya. Lagu bertajuk "Act Serious" dalam album Act Serious menggunakan lantunan azan yang diremix.

Di awal lagu, terdengar jelas suara panggilan untuk orang Islam tersebut, Allahu Akbar..Allahu Akbar." Penggemar Loco yang mendengar lagu tersebut pun langsung bereaksi keras.

Loco (Pinterest)

Mereka mengkritik Loco yang dianggap telah melecehkan agama Islam dengan kalimat suci tersebut. Akhirnya, Loco pun meminta maaf melalui akun media sosial miliknya, dengan mengatakan tak menyadari lantunan tersebut berhubungan erat dengan Muslim.

Pihak manajemen Loco pun langsung mengambil tindakan dengan menghapus melodi di awal lagu Loco. Dan, Loco berjanji mengkaji kembali lagu yang ia nyanyikan di kemudian hari.

3 dari 5 halaman

Penampilan Wassup

Girl band pendatang baru Wassup juga dikritik oleh publik setelah menggunakan simbol dalam Masjid Nabawi. Saat tampil di acara Show Champion yang tayang di stasiun televisi korea MBC, latar belakang panggung Wassup terlihat jelas menggunakan hiasan dari Masjid Nabawi.

Wassup (Pinterest)

Meski ini bukan kesalahan secara langsung dari Wassup, girl band tersebut tetap meminta maaf kepada publik. Mereka menyebutkan latar panggung telah disiapkan oleh kru televisi.

Namun Wassup akan memeriksa sendiri setiap detail penampilannya sebelum beraksi di atas panggung di kemudian hari. Mereka berharap tak ada lagi kesalahan serupa.

4 dari 5 halaman

Man Who Dies to Live

Drama Korea Man Who Dies to Live berkisah tentang seorang pria asal Korea Selatan yang ternyata berhasil menyelamatkan penguasa Timur Tengah. Sebagai balas budi, pria tersebut mendapatkan kekayaan melimpah. Perjalanan hidupnya setelah kaya raya pun berubah.

Man Who Dies to Live

Salah satu yang disoroti dalam Man Who Dies to Live adalah sekumpulan wanita cantik dengan kerudung, tapi memamerkan belahan payudara. Selain itu, ada juga adegan salat yang justru dianggap menghina dan tidak menghormati Islam.

Bukan melakukannya dengan benar, pemerannya justru berhenti salat ketika atasannya datang. Hal itu dianggap menyakiti umat Muslim

Artikel Selanjutnya
VIDEO: Tanggapan Opick Mengenai Viral Lagu 'Eta Terangkanlah'
Artikel Selanjutnya
Menguatnya Konservatisme dan Fanatisme Umat Beragama