Sukses

Ada Penembakan Las Vegas, Lady Gaga Ajak Publik Bermeditasi

Liputan6.com, Los Angeles - Ada banyak cara bagi selebritas untuk mengungkapkan rasa dukacita mereka atas tragedi penembakan Las Vegas yang terjadi Minggu (1/10/2017) malam waktu setempat. Kebanyakan, menuangkannya lewat barisan kalimat dalam media sosialnya.

Sementara Lady Gaga, melakukannya dengan cara yang terbilang berbeda. Lewat sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya, ia mengajak publik untuk melakukan meditasi bersamanya, agar bisa tenang menghadapi peristiwa penembakan Las Vegas ini.

(David Becker/Getty Images/AFP)

"Untuk siapa saja yang ingin ikut serta, aku melakukan 20 menit meditasi/ mengheningkan cipta/ berdoa bersamaku di InstagramLive untuk menenangkan dunia @ 3:30 PST," tulis Lady Gaga.

Ia juga menerangkan bahwa tujuannya melakukan ini, adalah untuk menyediakan wadah bagi orang-orang untuk merasa saling terkoneksi dan membawa kedamaian bagi dalam diri, sekaligus di dunia.

"Kita adalah satu tubuh, aku percaya kita bisa meredakan rasa nyeri di dunia dengan saling menenangkan satu sama lain," tulis Lady Gaga menambahkan. Ia mengatakan bahwa dalam sesi ini, ia akan menjelaskan makna penting meditasi dalam hidupnya.

 

1 dari 2 halaman

Mantra Meditasi Lady Gaga

Di unggahan lain, Lady Gaga mencantumkan beberapa 'mantra' yang biasa ia ucapkan saat bermeditasi. Kalimat itu adalah "I am calm, I am light, I am loved, I'm okay' (aku tenang, aku ringan, aku dicintai, aku baik-baik saja).

"Aku biasanya menukar-nukar dua di antaranya dan merasa kalimat ini sangat efektif untuk menenangkan sistem sarafku. Namun kesunyian maupun doa lain juga diterima dengan baik," kata Lady Gaga.

  (AFP/Geoff Robins)

Usai meditasi ini dilakukan, Lady Gaga lantas mengucap terima kasih pada orang-orang yang ikut melakukan hal ini bersamanya. "Terima kasih telah bermeditasi/ duduk mengheningkan cipta/ berdoa bersamaku. Meditasi sangat membantu kesehatan mentalku dan mengingatkan padaku bahwa bersikap tenang sangatlah penting, sehingga aku bisa merasa aman dalam tubuhku sendiri."

Sementara itu, sebelumnya Lady Gaga menulis di Twitter bahwa penembakan Las Vegas adalah sebuah bentuk terorisme. ""Ini adalah terorisme. Teror tidak memiliki ras, jenis kelamin atau agama. Demokrat atau Republik ayo sekarang bersatu," cuit Lady Gaga.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pria yang diidentifikasi bernama Stephen Paddock menembak kerumunan penonton konser sebuah festival musik di Las Vegas pada Minggu (1/10/2017) lalu, dari lantai atas hotel yang ia tempati.

Penembakan Las Vegas ini menewaskan setidaknya 59 orang dan melukai 500 lainnya. Stephen Paddock kemudian ditemukan tewas bunuh diri di kamar hotelnya, di lantai 32.