Sukses

Grogi, Anak Didik Gilang Bhaskara Gagal ke Babak 10 Besar SUCA 3

Liputan6.com, Jakarta Babak 15 Besar Stand Up Comedy Academy 3 (SUCA 3) Indosiar berakhir Selasa (10/10/2017) tadi malam. Satu dari tiga komika di grup terakhir pun harus gantung mic dan gagal melaju ke Babak 10 Besar. Siapakah yang harus pulang tadi malam? Berikut ulasannya.

Stand Up Comedy Academy 3 (Deki Prayoga/bintang.com)

Tiga komika tersisa; Neneng (Garut), Mukti Entut (Yogyakarta), dan Reinold (Ambon) saling mengeluarkan materi terbaiknya demi bisa lolos dari Grup 5. Reinold tampil sebagai komika pertama. Setelah sempat redup minggu lalu, penampilan materi Reinold kali ini jauh lebih berkembang. Setidaknya hal ini dikatakan oleh Raditya Dika. Menurut Raditya, konsep penulisan nakal yang diselipkan sukses membuat materinya jadi lebih menarik. Soimah sepakat, materi Reinold memang sangat segar. Namun sayang, Reinold sedikit ragu saat menyampaikan.

Sementara itu, penampilan Neneng kembali banjir pujian. Pandji Pragiwaksono mengaku sangat bangga melihat aksi stand up comedynya. Pandji juga salut menyaksikan Neneng yang masih semuda ini sudah berani mengikuti kompetisi. Jarwo Kwat juga memuji materi Neneng yang kian hari semakin cerdas.

Di sisi lain, Mukti Entut yang di awal kompetisi selalu mendapt posisi 'aman', belakangan penampilannya justru makin menurun. Raditya Dika melihat Mukti kini berbeda dari sebelumnya. Closing materinya tak rapi, patahan bit pun kurang maksimal. Ditambah, Mukti grogi sepanjang tampil. Abdel juga melihat, sepertinya cara penyampaian materi di awal yang mempengaruhi penampilan Mukti.

"Pertama mah nonton di internet, terus cari-cari komunitasnya dan gabung ke Komunitas Standup Comedy Indo Bogor. Belajar di situ," kata Neneng yang mengidolakan gaya standup Indra Jegel. (Adrian Putra/Bintang.com)

Tak mengherankan jika akhirnya Mukti masuk bottom two dan kemudian juga dinyatakan harus gantung mic. Terlebih lawannya di babak voting adalah Neneng. Gantung mic-nya Mukti sendiri akhirnya membuat tim Gilang Bhaskara kini hanya menyisakan dua komika saja. Di Babak 15 Besar, mentor dengan nama panggilan GilBhas ini total kehilangan dua anak didiknya.

Artikel Selanjutnya
Cuplikan 2 Gol Egy Bawa Timnas Indonesia U-19 Bungkam Myanmar
Artikel Selanjutnya
Egy Maulana, Pahlawan Timnas Indonesia U-19 yang Rendah Hati