Sukses

Seberapa Dekat Indra The Rain dengan Mendiang Ibu Tiri?

Liputan6.com, Jakarta - Keluarga Indra Prasta atau yang akrab disapa Indra The Rain dirundung kabar sedih pada 17 September 2017 lalu. Cici Annisa (33) yang diketahui pernah menjadi ibu tiri Indra, meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di sebuah hotel di Pekanbaru.

Hingga kini, perasaaan duka masih menghinggap di hati Indra The Rain. Kepada Liputan6.com, vokalis band The Rain itu mengaku masih kaget sampai hari ini dengan kabar meninggalnya wanita yang pernah menjadi istri kedua ayahnya itu.

Dalam teror yang menimpa Prancis, Indra `The Rain` menyayangkan seuatu agama tertentu dijadikan sebagai kambing hitam.

"Iya, saya kaget dan sedih mendengar kabarnya walaupun saya tidak mengenal mendiang. Yang saya tahu, mendiang adalah mantan istri kedua ayah saya. Ayah saya memang pernah menikah lagi, namun pernikahan kedua tersebut tidak berlangsung lama. Dan saya memang belum sempat kenal dengan mendiang," Indra menuturkan melalui sebuah pesan kepada Liputan6.com, Rabu (11/10/2017).

Meskipun mengaku tak terlalu mengenal mendiang mantan ibu tirinya, Indra setidaknya pernah bertatap muka dan bersilaturahmi. "Satu-satunya momen bertemu mendiang yang saya ingat adalah ketika mendiang berlebaran ke rumah orangtua saya beberapa tahun lalu, dan saat itu mendiang sudah membawa suami barunya," terang Indra The Rain.

s

Indra pun mengungkapkan bahwa saat itu ia memahami keputusan Cici Annisa untuk menikah lagi setelah bercerai dengan ayahnya. Sayangnya, setelah itu Indra tak pernah berkomunikasi hingga pada akhirnya kabar duka datang kepadanya dan keluarga.

"Kita tentunya saat itu turut berbahagia dan mendoakan yang terbaik. Setelah itu saya tidak pernah mendengar kabar lagi tentang perjalanan hidup mendiang. Sampai tahu-tahu dapat kabar menyedihkan ini," Indra The Rain mengutarakan.

 

 

1 dari 3 halaman

Tak Marah

Belakangan, seorang pria bernama Ahmad Faisal Hanafi ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Cici Annisa dan kini telah mendekam di sel Polres Pekanbaru, Riau. Pria 20 tahun itu diringkus dalam persembunyiannya di Desa Kemantren Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Mendengar kabar tersebut, Indra The Rain menyampaikan bahwa dirinya tak ingin larut dalam perasaan emosi yang sangat mendalam. "Saya tidak marah kalau ikut terbawa-bawa oleh pemberitaan media, yang jelas, saya tidak mau menghakimi siapapun, tidak mau menghakimi pilihan hidup siapapun," ujar Indra Prasta dalam sebuah pesan kepada Liputan6.com, Rabu.

"Karena saya percaya, semua orang punya cerita masing-masing. Terima kasih buat teman-teman yang memberikan doa buat saya dan keluarga. Semoga langkah teman-teman selalu dimudahkan," Indra melanjutkan sekaligus mengakhiri pernyataannya.

2 dari 3 halaman

Tengah Didalami Petugas

Seperti ditayangkan Patroli Siang Indosiar, Rabu, latar belakang pembunuhan tersebut tengah didalami petugas. Sang pelaku yang masih berusia 20 tahun itu mengaku spontan membunuh korban lantaran sakit hati.

Tersangka juga menyebut bahwa korban adalah wanita yang baru ia kenal melalui akun media sosial, sebelum akhirnya sepakat bertemu di hotel tersebut. Ia pun tak menyangka akan terjadi pertengkaran hingga berujung maut.

Selain tersangka, polisi turut mengamankan barang bukti, seperti baju, telepon genggam berisi percakapan antara keduanya, dan meja yang diduga digunakan pelaku untuk memukul korban.

Artikel Selanjutnya
Kim Tae Hee dan Rain Gusar Calon Anaknya Bikin Publik Penasaran
Artikel Selanjutnya
Ciptakan Lagu Kehilangan Ayah, Laoneis Bikin Warganet Nangis