Sukses

Liga Dangdut Indonesia Sukses Perkenalkan Wisata Palangka Raya

Liputan6.com, Jakarta Sebagai salah satu kota tempat audisi Liga dangdut Indonesia (LIDA), Palangka Raya, Kalimantan Tengah menjadi salah satu tempat yang indah.

Selain mencari penyanyi dangdut berbakat, ternyata audisi Liga Dangdut Indonesia (LIDA) juga sukses mempromosikan wisata di kota yang sempat diproyeksikan menjadi ibukota Indonesia di masa mendatang.

Audisi LIDA Palangka Raya (Dok Indosiar)

Rian pemilik kapal susur sungai yang biasa mangkal di bawah jembatan Sungai Kahayan mengaku kebanjiran order saat adanya audisi itu.

Peserta yang datang dari 14 kabupaten Se Kalteng itu ternyata penasaran ingin mencoba kapal susur sungai yang dinahkodainya.Menurutnya, walaupun sama-sama dari Kalteng dan juga sama-sama memiliki sungai di daerahnya ternyata pesona kapal susur sungai Kahayan ini memikat mereka.

"Kemarin ada rombongan yang katanya mau ikutan audisi, saya lupa asalnya, menyempatkan diri untuk mencoba kapal susur sungai ini,"ujar Rian kepada Liputan6.com.

Rombongan yang berjumlah 5 orang ini menurut dia menyusuri sungai Kahayan sembari melihat keseharian penghidupan warga di bantaran sungai. Wisata susur sungai dengan menggunakan perahu miliknya tidaklah mahal. Dengan merogoh kocek Rp. 750 ribu sudah bisa berlayar selama dua jam.

Dengan kapasitas 10 orang para wisatawan bebas menentukan rute yang dikehendakinya. selain itu mereka bisa membawa makan sendiri yang dibawa dari rumah.

"Dan jangan lupa safety nya juga kita siapkan yakni pelampung sesuai dengan jumlah penumpang ada di kapal,"ujarnya berpromosi.

Audisi Liga Dangdut Indonesia tersebar di Padang, Bangka hingga Palangka Raya.

Selain susur sungai Kahayan masih banyak wisata Palangka Raya yang masih banyak belum dikenal orang. Contohnya berlayar menyusuri danau air Hitam di Desa Kereng Bangkirai. Desa yang terletak sekitar 15 km dari Palangka Raya itu sekarang merupakan tempat tujuan wisata baru. Di sana ada berbagai sarana dan prasarana bagi para pelancong untuk menikmati air Hitam dan mengenal pihak hidup masyarakat lokal.

Wisata lainya yang tak kalah menarik yakni melihat orangutan di pusat Reintroduksi Orangutan Nyaru Menteng di Desa Nagari Menteng, Kecamatan Bukit Batu, berjarak sekitar 28 km dari Palangka Raya. (Rajana K)