Sukses

Wakil Timor Leste Kalah di Penjurian Grup 1 Top 24 D'Academy Asia

Liputan6.com, Jakarta - Sudah 12 peserta tersenggol di Dangdut Academy Asia 3 (D'Academy Asia 3). Minggu (5/11/2017) tadi malam, D'Academy Asia 3 pun mulai memasuki Babak 24 Besar atau Top 24. Sebanyak 24 akademia yang masih bertahan lalu dibagi kembali jadi enam grup dengan masing-masing grup berisi empat orang.

Runner up Dangdut Academy 4, Putri mewakili Indonesia di Grup 1 yang juga langsung tampil tadi malam. Di grup ini, Putri bertemu One Forteen (Malaysia), Joaquim Soarez (Timor Leste), dan Nada Fitri (Singapura). Seperti biasa, jagoan tuan rumah masih sulit ditandingi wakil negara lain di D'Academy Asia.

Lewat penampilannya yang memukau, Putri kembali merebut posisi pertama di klasemen nilai. Putri sukses meraup total nilai sebesar 520 poin. Jumlah ini terpaut cukup jauh dari One Forteen yang mengumpulkan 496 poin. Namun bukan persaingan keduanya yang menyedot perhatian, melainkan dua akademia lain di babak penjurian.

Nilai Joaquim dan Nada terus kejar-kejaran sepanjang penjurian. Hingga juri kelima, keduanya bahkan masih memiliki total nilai yang sama. Penentuan akademia tersenggol pun baru didapat di juri terakhir, Hans Anwar (Brunei). Hasilnya, Nada beruntung akhirnya bisa lolos setelah unggul tipis tiga poin. Nada meraih 473 poin, sedang Joaquim dengan 470 poin.

 

1 dari 2 halaman

Peserta Tampil Tak Memuaskan

Joaquim dan Nada sendiri sama-sama tampil tak memuaskan. Banyak kritik dan koreksi diberikan para komentator. Penampilan Joaquim yang semalam menyanyikan lagu Pandangan Pertama dinilai Elvy Sukaesih terlalu monoton dan kurang santai. Kun Yee dari Thailand juga menyebut tak ada yg spesial dari penampilannya.

Sementara Nada Fitri membawakan lagu "Gula-Gula" milik sang Ratu Dangdut dengan aransemen yang berbeda. Soimah memuji kejutan yang dipersembahkan. Apalagi putri dari Henny Hanip, salah satu wakil Singapura di D'Academy Asia musim pertama itu memiliki karakter suara bagus.

Umi Elvy sependapat, namun ia juga mengkritik artikulasi Nada yang kurang jelas, serta improvisasi lagu yang menurutnya kurang sedap. Umi pun menyarankan Nada untuk belajar lebih baik lagi jika nanti lolos.

Konser Top 24 D'Academy Asia 3 selanjutnya akan menghadirkan Grup 2 yang dihuni Azizul Haqim (Malaysia), Nor Haqeem (Singapura), Atanazio Sarmento (Timor Leste), dan Tia DAC2 (Indonesia). Negara mana lagi-kah yang akan kehilangan wakil terbaiknya? Jangan lupa saksikan penampilan mereka malam ini mulai pukul 19.30 WIB, hanya di Indosiar.

Artikel Selanjutnya
Jadwal Piala AFF U-18, Timnas Indonesia Vs Filipina
Artikel Selanjutnya
Klasemen Piala AFF U-18: Timnas Indonesia U-19 di Bawah Brunei