Sukses

Jigsaw, Kembalinya Permainan Mematikan nan Sadis

Liputan6.com, Jakarta - Saat dirilis pada 2004, Saw langsung menjadi buah bibir para penikmat dan kritikus film. Film garapan James Wan ini tak hanya sukses luar biasa di box office, namun juga melahirkan sejumlah sekuel lain dengan formula serupa: horor psikologis berbalut unsur sadistis yang kental.

Yang teranyar, baru saja dirilis di Tanah Air pada minggu ini. Bertajuk Jigsaw, film ini masih menawarkan resep serupa yang bakal menaikkan adrenalin para penggemarnya.

Jigsaw dibuka dengan kembalinya teror John Kramer alias Jigsaw, seorang pembunuh yang kembali mengincar korban-korbannya dengan cara mengerikan. Masalahnya hanya satu, Kramer telah tewas sejak 10 tahun yang lalu.

Tak berbeda dari sebelumnya, Jigsaw kembali menjebak sejumlah pendosa dalam permainan mematikannya. Mereka antara lain Anna (Laura Vandervoort), Ryan (Paul Braunstein), Mitch (Mandela Van Peebles), dan Carly (Brittany Allen). Mereka dipaksa untuk mengikuti permainan Jigsaw. Hasil akhirnya hanya dua: lahir kembali sebagai orang yang baru atau tewas dengan cara mengerikan.

Cuplikan film Jigsaw (Brooke Palmer/ Liongate/IMDb)

Kemunculan kembali Jigsaw, membuat kepolisian kembali bekerja ekstra keras mengungkap misteri ini. Apakah ini hanya copycat dari pembunuh ikonis tersebut? Kecurigaan satu sama lain kian kuat. Siapa sosok di balik topeng Jigsaw kini?

1 dari 2 halaman

Banyak Twist

Dirilis berdekatan dengan momen Halloween, Jigsaw sudah siap dengan sejumlah adegan yang bakal membuat jantung berdegup dan tengkuk merinding. Apalagi, Jigsaw masih menghadirkan resep yang telah akrab dengan penggemar setianya.

Masih seperti film terdahulu, ketegangan bakal bersumber dari perangkat penyiksaan yang mematikan dari Jigsaw. Tentu saja cipratan darah dan adegan yang membuat badan ngilu bakal memenuhi film ini. Itu masih ditambah dengan ketegangan untuk menyibak rahasia di balik Jigsaw generasi baru ini.

	Cuplikan film Jigsaw (Brooke Palmer/ Liongate/IMDb)

Seperti filmnya yang lalu-lalu, sejumlah twist juga disiapkan dalam film garapan duo sutradara Michael dan Peter Spierig ini. Dan hal inilah yang ditekankan oleh sutradara asal Australia tersebut.

“Tujuan kami adalah untuk kembali pada aspek thriller di waralaba ini. Versi terbaik dalam Saw adalah saat film ini bergenre thriller, dengan banyak twist dan kelokan di dalamnya, dan semangat untuk menyingkap siapa penjahat di balik ini semua,” tutur keduanya, seperti dilansir dari catatan produksi Jigsaw.

Tak ingin melewati ketegangan yang ikonis ala waralaba Saw? Film Jigsaw sudah mulai bisa disaksikan di bioskop Tanah Air sejak 8 November kemarin.

Artikel Selanjutnya
Asyik Main Pokemon Go, Pria Ini Malah Pergoki Pasangan Mesum
Artikel Selanjutnya
David Bechkam Akhirnya Muncul di Pro Evolution Soccer 2018