Sukses

Kejanggalan dalam Kasus Masuk Busway Dewi Perssik

Liputan6.com, Jakarta Dewi Perssik tetap kekeh jika dirinya tak bersalah dalam upayanya untuk masuk jalur busway. Pemilik goyang gergaji itu mengaku jika dirinya sudah meminta pengawalan oleh pihak Kepolisian. Selain itu, Dewi Perssik juga menilai petugas Transjakarta sudah arogan.

Padahal, dalam peraturan yang sudah ada, hanya mobil pemadam dan ambulans saja yang berhak masuk jalur Transjakarta. Hal itu karena kendaraan ini harus lebih diutamakan karena menyangkut nyawa.

Dalam kasus yang ramai di dunia maya tersebut, Dewi Perssik mengaku mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan. Seperti apa cerita sebenarnya? Berikut beberapa di antara di bawah ini kejanggalan-kejanggalan yang ada dalam kasus tersebut.

 

1 dari 4 halaman

Dikawal atau Tidak Dikawal?

Dewi Perssik mengaku jika dirinya sudah mendapatkan pengawalan dari pihak Kepolisian agar bisa masuk jalur busway. Hal ini dilakukan Dewi Perssik karena dirinya beralasan buru-buru untuk mengantar asisten yang mengalami sesak napas.

"Padahal kami izin masuk jalur busway, kita tahu aturan kali, kalau sudah dikawal berarti diperintah polisi, kita khan ngikut polisinya, kok lebih berwenang petugas portal dari polisi," tulis Dewi Perssik.

Dewi Perssik (Bambang E. Ros/bintang.com)

Namun keterangan Dewi Perssik itu dibantah oleh Polri. Pihak Kepolisian menganggap tidak ada anggotanya yang mengawal Dewi Perssik saat kejadian terjadi. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Halim Pagarra menyangkal ada anak buahnya yang melakukan pengawalan terhadap mobil Jaguar hitam berplat nomor B 12 DP yang ditumpangi Dewi Perssik.

"Tidak dikawal, saya tanya anggota yang ditugaskan di lapangan tidak ada yang mengawal," kata Halim, Senin (27/11/2017).

 

2 dari 4 halaman

Dewi Perssik Sering Masuk Jalur Busway?

Dewi Perssik mengaku jika manajer yang juga suaminya, Angga Wijaya mendapat perlakukan tidak mengenakan dari petugas. Bahkan, menurut Dewi, sang petugas telah mengeluarkan kata-kata tidak pantas. Selain itu, Dewi juga mengatakan, petugas melakukan provokasi sehingga akhirnya suaminya dikeroyok.

"Supaya menjadi pembelajaran buat penjaga busway untuk menghargai seragamnya jangan arogan jangan main hakim sendiri, harusnya ditanya kok masuk busway," tulis Dewi Perssik di akun Instagramnya.

Dewi Perssik (Bambang E. Ros/bintang.com)

Jika Dewi Perssik mengaku jika dirinya tak pernah masuk jalur busway, tidak demikian halnya kata petugas. Menurut petugas yang sering berjaga, Dewi Perssik memang sering kali melewati daerah tersebut (koridor 6) dan masuk jalur busway.

"Menurut anggota daripada TransJakarta, dia (Dewi Perssik) biasa melewati jalur tersebut (koridor 6), kemudian dia lagi mau syuting menurut anggota Trans," lanjut Halim.

 

3 dari 4 halaman

Dewi Perssik atau Petugas yang Arogan?

Dewi Perssik menganggap, petugas TransJakarta yang mengenakan seragam telah berbuat arogan dengan mengeluarkan kata-kata tidak pantas kepada manajernya.

"Petugas tidak memberikan pelayanan yang baik. Dan satu hal tegas dengan ngajak berantem itu beda. Apalagi ngomporin warga yang nggak tau pokok permasalahannya. Itu sudah salah petugas," tulis Dewi Perssik.

Dewi Perssik dan suami, Angga Wijaya. (istimewa)

Namun keterangan berbeda dikatakan oleh Juru Bicara Transjakarta Wibowo. Dirinya menjelaskan bahwa petugas Transjakarta lah yang mendapatkan perlakukan tidak mengenakan.

"Tiba-tiba Mobil Jaguar yang ditumpangi Dewi Perssik masuk jalur Transjakarta dan langsung berhenti di depan petugas Patroli. Seolah-olah mau menabrak, pengendara mobil tersebut langsung membuka kaca samping dan berkata 'Woy buka gua mau lewat'," ujar Wibowo, Minggu (26/11/2017).

 

Artikel Selanjutnya
Pedangdut Dewi Sanca Mengaku Hanya Klarifikasi Foto ke Polisi
Artikel Selanjutnya
Polisi Periksa Pedangdut Dewi Sanca sebagai Saksi Kasus Korupsi