Sukses

Perjuangan Indonesia di Karaoke World Championship 2017

Liputan6.com, Jakarta - Kita tentu masih ingat prestasi Sandy Shandori, vokalis dengan suara berkarakter asal Indonesia yang tampil sebagai juara dalam ajang Singing Competition di Jerman beberapa tahun silam. Kabar gembira dunia musik Indonesia tahun ini kembali datang dari pria asal Pulau Bunyu bersuara kuat, Arief Taqien dan Artha Nauli, wakil dari Indonesia. Kabar gembira tersebut diunggah di Fanpage KWC Official.

Arief Taqien dan Artha Nauli tampil sempurna di ajang Karaoke World Championships 2017 yang diselenggrakan di Helsinki, Finlandia.

KWC 2017 adalah ajang kompetisi nyanyi seluruh dunia yang diselenggarakan pada 13-20 November 2017 lalu. Dwi Istanti selaku director KWC Indonesia sekaligus sebagai pemegang lisensi KWC Indonesia, merasa bangga dan puas atas pencapaian maksimal Tim Indonesia Tahun ini.

Bagaimana tidak, di tangannya tim Indonesia yaitu Arief Taqien kategori Male Singer, mampu memecahkan rekor Indonesia memasuki grandfinal dan bersandar di posisi top 4 Dunia setelah 15 tahun terakhir harus rela kandas di posisi 15 besar.

Sementara, Arta juga berhasil menembus top 5 Dunia dalam ajang ini. Yang lebih membanggakan, untuk pertama kalinya kategori duet Indonesia berada dalam top, 6 sejajar dengan grand finalis negara besar Eropa lainnya.

Arief Taqien melenggang ke grand Final setelah melewati 3 round dengan lagu "Heaven" di round 1, "I Believe I Can Fly" pada round 2, dan "If I Ain't Got You" di round 3. Begitupun dengan Artha Nauli yang mulus menmbus grand Final setelah menyanyikan tiga lagu dengan apik, "Listen", "I Will Always Love You", "I Am Changing", dan "I m Not Telling You".

 

 

1 dari 2 halaman

Peserta Luar Indonesia

Para peserta Karaoke World Championship 2017. (Istimewa)

Adapun hasil dari kompetisi ini, Angola sebagai new comer tahun ini berhasil meraih posisi pertama untuk kategori Male singer, diikuti oleh Prancis, Amerika Serikat, Indonesia, dan posisi terakhir diraih Ukraina.

AS menunjukkan Kelasnya di posisi pertama untuk kategori Female Singer, sementara Panama yang merupakan juara tahun lalu harus puas di posisi dua, diikuti Ukraina, Meksiko, dan Indonesia.

Perlu diketahui pula bahwa Indonesia satu-satunya negara Asia yang lolos ke grand final, sementara Filipina, Singapura, Jepang, harus puas di posisi 15 besar. Bahkan, India belum mendapatkan keberuntungan tahun ini karena hanya mampu bertahan di posisi 25 besar atau kandas di round 2.

Bukanlah hal yang mudah bagi Arief Taqien dan Artha Nauli untuk bisa sampai ke tahap ini. Apalagi hal ini tak lepas dari kerjasama Radio Republik Indonesia yang turut andil melahirkan dua penyanyi muda Indonesia ini, mereka harus bertarung dengan kontestan lainnya untuk meraih tempat pertama.

Tak sampai di situ, mereka membutuhkan waktu yang panjang untuk berlatih vokal mempersiapkan diri untuk maju ke level internasional dan dalam sesi ini beberapa vocal instructor seperti Helen Nanlohy turut andil dalam menggembleng mereka dalam hal teknik vokal.

Cuaca ekstrim hingga 1°C di Helsinki tentunya salah satu faktor yang bisa mempengaruhi performa kedua penyanyi Indonesia ini. Namun berkat doa dan dukungan dari keluarga dan seluruh rakyat Indonesia, Arief Taqien mampu tampil prima dan mempersembahkan yang terbaik bagi Indonesia.

Tampaknya, KWC tahun ini membawa angin segar bagi para singer muda Indonesia. Dwi Istanti tentunya akan kembali "haus" prestasi untuk menyambut KWC 2018 di Malaga, Spanyol. Bahkan, Tanti berencana menggelar audisi KWC 2018 Indonesia tersebar ke seluruh wilayah Indonesia dengan konsep Audisi Online dan itu sangat memudahkan para calon juara indonesia untuk mengikutinya.