Sukses

Usai Diperiksa Polisi, Taeyeon Didesak Wartawan

Liputan6.com, Seoul - Taeyeon menjalani pemeriksaan di kantor polisi Gangnam, Seoul, terkait kelalaiannya dalam mengemudi. Seperti diketahui sebelumnya, penyanyi asuhan SM Entertainment ini menyebabkan tiga mobil mengalami kecelakaan beruntun.

Taeyeon datang ke kantor polisi berbalutkan mantel panjang dan tebal berwarna hitam. Didampingi pengawalnya, Taeyeon berjalan sembari menutupi wajahnya dengan topi berwarna senada.

Hal tersebut membuktikan dengan aktivitas Taeyeon di media sosial. Baekhyun mendapatkan tanda 'Likes' dari Taeyeon dari salah satu postingannya. (Soompi/Bntang.com)

Setelah menjalani pemeriksaan, Taeyeon kembali diserbu oleh para pewarta yang telah menunggunya. Salah satu wartawan bertanya mengenai permintaan maaf Taeyeon pada korban.

"Korban mengklaim mereka tidak pernah menerima permintaan maaf yang tepat dari Anda. Bisakah Anda mengatakan sesuatu tentang ini?" wartawan itu mendesaknya untuk menjawab. Menghadapi hal itu, Taeyeon merasa terganggu.

"Anda akan menyakiti orang-orang (jika terus memaksa). Anda terlalu berlebihan," kata Taeyeon tanpa memberi jawaban dari pertanyaan yang dilontarkan. Sesaat kemudian ia masuk ke dalam mobil dan meluncur pergi.

1 dari 2 halaman

Pernyataan Taeyeon pada Polisi

Kim Taeyeon, atau lebih dikenal Taeyeon. Gadis kelahiran 9 Maret 1989 ini adalah leader girlband Girls Generation. Taeyeon memiliki karakter vokal yang luar biasa, bahkan dirinya juga menempati posisi pertama sebagai Leader terbaik. (Soompi)

Dalam proses pemeriksaan yang berlangsung kurang dari satu jam, Taeyeon dihujani beberapa pertanyaan. Dalam pemeriksaan itu, pelantun lagu "Fine" ini mengakui bahwa dirinya bersalah.

"Saat aku menyetir, aku tidak bisa melihat jalan di depan dengan jelas. Dan kecelakaan pun akhirnya terjadi," begitu kata Taeyeon pada kepolisian seperti dilansir dari situs allkpop.

Artikel Selanjutnya
Penyidik di Bali Diduga Siksa Tahanan, Keluarga Lapor Propam
Artikel Selanjutnya
Orang Tak Dikenal Terobos Mapolda Kalbar dan Pukul Polisi