Sukses

Curhat dengan Sahabat, Jonghyun SHINee Ungkap Penyebab Depresi

Liputan6.com, Seoul - Kepergian Jonghyun SHINee menyisakan duka yang mendalam. Tak hanya untuk keluarga, tetapi juga teman serta para penggemar setianya.

Apalagi, penyanyi 27 tahun itu dikabarkan sengaja mengakhiri hidupnya karena depresi. Seolah ingin menguatkan kabar tersebut, seorang teman dekatnya mengungkap bahwa niat Jonghyun SHINee untuk bunuh diri sebenarnya sudah lama ia ungkapkan.

Dilansir dari Allkpop, Selasa (19/12/2017) seseorang berinisial A itu menghubungi media setempat dan membeberkan percakapan terakhirnya dengan Jonghyun.

"Apakah semuanya akan membaik jika aku bertahan?" Jonghyun SHINee bertanya kepada teman dekatnya yang berinisial A itu.

 

1 dari 3 halaman

Sempat Dirawat

Teman Jonghyun SHINee lantas menyarankan pelantun "Replay" ini untuk menjalani perawatan di rumah sakit. Namun, saat itu pria kelahiran 8 April 1990 menolak saran tersebut. "Aku sudah menjalani semua perawatan tapi tidak sembuh juga," ujar Jonghyun kala itu.

Teman A itu mengaku sudah lima tahun berteman dekat dengan bintang idola tersebut. Dirinya juga sering berbicara hati ke hati dengan Jonghyun mengenai berbagai masalah.

"Aku terakhir bertemu dengannya pada 1 Desember lalu. Dia bilang bahwa dirinya sedang dalam kesulitan, tetapi aku tak berpikir akan berakhir seperti ini," ujar A.

A menganggap bahwa hal utama yang membuat Jonghyun tertekan adalah musik. "Dia mengatakan bahwa hidupnya tak sesuai dengan ekspektasi. Dia ingin hidup yang lebih baik, tetapi dia merasa bahwa dirinya kurang berbakat. Dia sangat tertekan dan mengatakan bahwa dia akan terbentur umur dan semakin tua," jelas A.

 

2 dari 3 halaman

Kecemasan soal Musik

A juga mengatakan bahwa Jonghyun memang selalu memiliki kecemasan dengan musiknya.

Dalam pernyataannya, A juga menjelaskan bahwa Jonghyun tak memiliki masalah pribadi. Hubungannya dengan kakak dan ibunya juga sangat baik. "Semua yang Jonghyun miliki hanya musik, tetapi dia selalu merasa bahwa dirinya tidak berbakat," lanjutnya.

Kerabat itu juga membeberkan bahwa Jonghyun sering berbicara mengenai kematian. "Bahkan jika ia banyak teman, ia lebih sering mengungkap semuanya kepadanya. Dia berbicara mengenai kematian pada awal Desember lalu. Saya percaya dia akan mengatasinya," paparnya.

A juga mengatakan bahwa Jonghyun juga harus mengkonsumsi pil tidur agar dapat beristirahat setiap malam. "Dia juga selalu ketiduran ketika sedang berbincang di telepon setiap malam. Dia selama ini sangat baik..aku tidak menyangka kalau itu akan menjadi percakapan terakhir kami," katanya.

Terakhir, A berharap Jonghyun SHINee dapat beristirahat dengan tenang. "Aku harap dia akan bertahan hingga akhir, tapi sekarang aku harap dia akan membawa pergi semua masalahnya dan istirahat dengan tenang," pungkasnya.

Artikel Selanjutnya
Shawol Kesal, Jonghyun SHINee Disebut Meninggal Akibat Narkoba
Artikel Selanjutnya
Setelah Jonghyun Meninggal, SHINee Berjaya di Billboard