Sukses

Setelah 20 Tahun, Anggun Masuk Chart Billboard Lagi

Liputan6.com, Jakarta - Anggun C Sasmi kembali mencetak sejarah. Juara World Music Awards, juri Asia's Got Talent, United Nations Goodwill Ambassador, sekaligus artis wanita terlaris dunia dari luar Asia itu tentunya membuat masyarakat Indonesia bangga.

Berkat lagu baru bertajuk "What We Remember", pemilik nama lengkap Anggun C Sasmi ini lagi-lagi menjadi satu-satunya artis rekaman wanita kelahiran Indonesia yang musiknya berada di tangga lagu Billboard Amerika Serikat. Lagu tersebut bertengger di Billboard Top 50 Dance/Club Songs Chart posisi ke-50.

Penyanyi Anggun C Sasmi membawakan lagu Bayang-Bayang Ilusi pada Konser Diaspora Indonesia di Main Hall Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu (1/7). Selain Anggun, konser ini juga menampilkan Maudy Ayunda dan Laya Pesulima. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Masih teringat 20 tahun lalu Anggun merilis single "Snow On The Sahara" hingga menjadi legenda Asia sebagai artis kelahiran Indonesia yang pertama (dan satu-satunya hingga kini) dalam sejarah menduduki Billboard charts sebanyak tiga kali: Adult Pop 40 (posisi 22), Dance Songs (posisi 16) dan album Heatseekers (posisi 23).

Dua puluh tahun kemudian, tepatnya tahun ini, Anggun kembali menggebrak dengan pencapaian luar biasa untuk single "What We Remember". Lagunya menjadi bagian pertama dari album internasional "8" yang dirilis oleh Universal Music Asia.

 

 

1 dari 3 halaman

Komentar Anggun

Membahas lagunya yang masuk ke dalam chart Billboard, Anggun pun mengaku terhormat. Ia juga mengaku bahwa ini semua tak lepas dari peran publik terhadap lagu barunya itu.

"Saya benar-benar merasa sangat terhormat untuk sekali lagi dapat masuk ke charts Billboard. Dua puluh tahun lalu, itu merupakan kali pertama lagu saya 'Snow On the Sahara' masuk ke Amerika," ujar Anggun melalui rilis yang diterima Liputan6.com, Rabu (3/1/2018).

"Dua puluh tahun kemudian, saya sangat beruntung dengan dukungan publik terhadap musik saya. Lagu 'What We Remember' sangat spesial bagi saya. Lagu tersebut memiliki makna yang dalam," lanjutnya.

2 dari 3 halaman

Fokus di Eropa

Tak hanya itu. Rupanya berkiprah di Eropa menimbulkan beban mental tersendiri bagi Anggun dikarenakan para penggemarnya di Amerika Serikat tak bisa dekat lagi dengannya.

"Saya telah memilih karir saya sejak 20 tahun lalu untuk fokus di Eropa karena kehidupan pribadi saya ada di sana. Saya tahu bahwa banyak penggemar Amerika yang protes bahwa saya berada sangat jauh untuk waktu yang lama," ia menjelaskan.

Saya berjanji akan berusaha mengunjungi Amerika di tahun 2018," lanjut Anggun yang saat ini tengah berada di Italia untuk rekaman acara prime time TV di sana yang akan tayang pada 6 Januari di jaringan TV terbesar Italia.

Artikel Selanjutnya
Taylor Swift Tak Masuk Grammy Awards 2018, Jay Z Mendominasi
Artikel Selanjutnya
Jelang Konser di Indonesia, The Chainsmokers Rilis Lagu Baru