Sukses

Pukau Penonton dengan Gitar Cerdas Rasa Lokal

Liputan6.com, Semarang: Aksi dua gitaris I Wayan Balawan dan Mr. D kerap memukau perhelatan SCTV Goes to Campus (SGTC) di beberapa kota besar di Tanah Air. Pun demikian di Kampus Universitas Diponegoro, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (29/3) petang. Aksi Balawan dengan memainkan gitar bertangkai ganda dan teknik taping, bersambut teknik satu jari dari Mr. D, memang memukau. Kendati duet penampilan sekaligus dua gitaris, bahkan tiga gitaris bukanlah hal yang baru di belantika musik dunia [baca: Duet Balawan-Mr D Bikin Histeris Peserta SGTC].
 
Di balik kepiawaian dua gitaris tersebut, mungkin tak banyak yang tahu gitar tersebut adalah buatan anak bangsa. Sekilas dalam bayangan penonton, gitar tersebut mungkin adalah buatan merek ternama asal negara lain. "Ini gitar anak bangsa dari Surabaya, Rick Hanes," ucap Mr. D, gitaris senior asal Surabaya, Jawa Timur, usai mendemonstrasikan beberapa teknik bermain gitar di hadapan ratusan peserta SGTC.
 
Pria berambut gondrong sebahu yang masih terlihat energik meski berusia kepala lima itu pun menuturkan gitar pintar rasa lokal, Rick Hanes. "Ini jenis smarth guitar, bisa midi serta dapat dipadu dengan iPad dan iPhone," ucap lelaki berperawakan awet muda tersebut yang siang itu tampil dengan gaya sporty, yakni berkaus oblong hitam dipadu celana jin.
 
Tak berlebihan memang. Bahkan, menurut Mr. D, gitar hasil kreasi anak bangsa itu mendapat apresiasi positif banyak kalangan luar, termasuk dari pemimpin redaksi majalah Guitar World. Ia mengakui ada tawaran menarik dari pihak luar soal produksi gitar tersebut, namun hal itu tak membuat dirinya tergiur.
 
Sejauh ini ayah dari empat anak yang masing-masing dinamai dengan paduan dua not musik--di antaranya Redo, Mila, dan Fami, itu masih bangga gitar buatan lokal dipakai musisi dalam negeri. Sebut saja Balawan dan Uguh Kribo. "Mungkin menyusul lainnya," kata Mr. D.
 
"Kata orang luar, smarth guitar ini smile is beautiful, bertenaga dan suaranya boleh," kata Mr. D yang sempat lama menekuni profesi sebagai pengajar musik tersebut.
 
Yang membanggakan, selama dua tahun terakhir pihaknya sibuk melayani pesanan dari luar negeri, khususnya Amerika Serikat. Gitar cerdas itu dibanderol sekitar US$ 1.500 atau hampir setara Rp 14 juta. Tertarik?(ANS)
    Artikel Selanjutnya
    Teater Poda, Refleksi Kehidupan Dalam Pertunjukan Menyayat Hati
    Artikel Selanjutnya
    Konser Persembahanku Bersama Indah Kurnia dan Twilite Orchestra