Jon Lord, Kibordis Deep Purple Tutup Usia
Posted: 17/07/2012 11:41
"Dengan kesedihan yang mendalam kami mengumumkan kepergian Jon Lord, yang menderita emboli paru-paru fatal pada hari ini, Senin 16 Juli di klinik London, setelah perjuangan panjangnya melawan kanker pankreas. Jon pergi di tengah keluarga yang mencintainya," tulis pesan di laman resminya, Senin (16/7).
Lord turut serta menulis banyak lagu legendaris Deep Purple, termasuk Smoke On the Water, dan terlibat dengan banyak grup musik dan musisi lain sepanjang kariernya, antara lain grup musik rock Whitesnake, serta Ashton and Lord.
Lord juga dikenal sebagai salah seorang pelopor penggabungan musik rock dengan orkestra. Pada 1969 untuk pertama kali Deep Purple tampil sepanggung dengan Royal Philharmonic Orchestra di Royal Albert Hall, London.
Dilahirkan di Leicester, Inggris bagian tengah, Lord kecil memupuk bakatnya dengan belajar piano klasik di usia dini sebelum kemudian beralih ke jazz dan R&B saat remaja.
Sejak 1968, Deep Purple merupakan satu dari sejumlah kelompok musik rock dan heavy metal papan atas Inggris. Bersama dengan Led Zeppelin dan Black Sabbath, Deep Purple merajai tangga lagu di seluruh dunia pada era 1960-an dan 1970-an.
Deep Purple juga pernah terdaftar dalam Buku Rekor Dunia sebagai grup musik yang paling keras (nyaring) di dunia, sekalipun harus mengalami beberapa kali pergantian anggota antara 1976 dan 1984. Tercatat, Deep Purple berhasil menjual total 150 juta kopi album hingga 2002.
Lord tetap setia dengan Deep Purple hingga mengundurkan diri pada 2002. Kemudian, ia bermain secara lepas dengan sejumlah musisi antara lain penggebuk drum Deep Purple Ian Paice, penyanyi David Coverdale dan gitaris Ritchie Blackmore. Dua terakhir juga mantan personel Deep Purple.
Single solo Lord antara lain adalah karya gubahannya untuk orkestra Sarabande pada 1976. Pada tahun lalu, Lord juga mengatakan bahwa ia tengah mengerjakan karya baru yang menggabungkan unsur grup musik dan musik orkestra.(ANS/Ant)
