Dukung Pussy Riot, 50 Orang Ditangkap
Posted: 18/08/2012 12:02
Sambil memakai kaos bergambar Pussy Riot, massa meneriakan "Putin adalah sampah". Massa beranggapan hukuman sangat memalukan karena mengekang hak warga berekspresi. Akibat aksi tersebut, sedikitnya 50 orang ditangkap polisi dengan tuduhan menggangu keamanan publik.
Sementara gereja ortoks Rusia secara langsung meminta pengadilan memaafkan Pussy Riot. Meski lirik lagu yang dinyanyikan bernada menghina dan melecehkan agama, Lembaga Tertinggi Gereja Orthodoks ingin agar tiga personel Pussy Riot yakni Nadezhda Tolokonnikova, Maria Alyokhina dan Yekaterina Samutsevich dibebaskan.
Pada Februari silam, band punk rock beraliran feminisme itu ditangkap karena menyanyikan lagu yang menyindir Presiden Rusia Vladimr Putin. Tolokonnikova Cs menyanyikan lagu The Virgin Mary To "drive Putin out" atau Santa Perawan Maria akan mengusir Putin di cathedral terbesar di Moskow.(RT-News/AIS)

