SCTV Hadirkan Pesantren & Rock n Roll Season 3

  • Film
  • 0
  • 22 Apr 2013 22:10

pesantren-130422c.jpg
Kedatangan tamu istimewa, Pondok pesantren Darussalam semakin ramai dengan hadirnya, anak, menantu dan cucu Kyai besar. Ketiganya hampir lima tahun tidak pulang ke tanah air. Mereka kini kembali lagi walau baru dua orang yang datang. Nada yang merupakan anak kyai besar (Aulia Sarah) dan Wahyu Subuh Junior (Rizky Nazar) yang merupakan cucu Kyai besar.

Semua orang di lingkungan pesantren menunggu kehadiran mereka. salah satunya adalah Najib yang juga menunggu Nada karena rasa cintanya. Nada merupakan mantan gebetan Najib yang gagal didapatkannya.

Kini, Najib sudah menikah dengan Aisyah dan telah memiliki anak bernama Ashar Magrib. Ashar Magrib nantinya menjadi saingan Wahyu Subuh Junior dalam memperebutkan Nayla, santri perempuan yang cantik. Awalnya, Wahyu Subuh Junior kesal pada Nayla karena sikap sombongnya dengan tidak mau menyebut namanya.

Di Pondok pesantren ini, ada seseorang bernama Bahrun, guru IT yang tidak banyak bicara namun mahir di bidang teknologi. Ia memang dikhususkan agar para santri mengerti hal-hal yang berhubungan dengan teknologi. Namun, kemahirannya malah sering dimanfaatkan oleh Najib untuk kepentingannya sendiri.
 
Kyai besar berharap nantinya Wahyu Subuh Junior bisa melanjutkan kepemimpinannya dan membuat pesantren semakin modern dengan ilmu yang didapatnya di luar negeri. Namun, setelah Wahyu Subuh datang, Kyai kaget dengan sikap Wahyu Subuh Junior yang tidak ingin tinggal di pondok pesantren. Menurutnya, pesantren sang Kyai terlihat kampungan.

Bahkan, ia tidak mau dipanggil Wahyu Subuh Junior. Ia hanya ingin melihat kalau dipanggil Junior saja. Bicaranya pun dibuat dengan logat Inggris. Namun, Kyai besar bisa menerima sikap Wahyu Subuh Junior meskipun Nada menjadi kesal dan malu dibuatnya. Kyai besar berusaha mendekatkan diri seperti yang Junior inginkan, supaya Junior mengurungkan niatnya untuk kembali ke luar negeri.

Wahyu Subuh Junior awalnya dibuat kesal oleh Nayla. Namun, lama kelamaan ia makin penasaran. Begitu juga dengan Nayla yang diam-diam penasaran dengan Wahyu Subuh Junior. Namun, Nayla bersikap lebih cuek, sementara Wahyu Subuh Junior sembari mengenyampingkan gengsinya, terus mencoba mengejar Nayla. Sikapnya itu, membuatnya sering berbenturan dengan Ashar yang merupakan anak dari Najib dan Aisyah. Ashar memang sudah sejak lama menyukai Nayla karena dia memang bersekolah disana.

Wahyu yang tidak merasa tersaingi Ashar Magrib, akhirnya harus berhadapan dengan Najib Magrib, ayah Ashar sendiri. Mereka selalu berusaha menjahili Wahyu Subuh Junior karena Najib juga kesal pada Wahyu Subuh Junior. Kejengkelan Najib lebih pada ayah Wahyu Subuh yang membuatnya gagal untuk mendapatkan Nada.

Di tengah-tengah kegengsian yang tengah melanda Wahyu Subuh Junior, ia masih terus mengejar Nayla. Hal ini pun dihambat oleh Laila, sahabat Nayla yang diam-diam menyukai Wahyu. Laila jauh lebih agresif serta egois, karena ia merasa selalu harus mendapat apa yang diinginkannya.

Wahyu yang tidak menyukai Laila, awalnya tidak tahu kalau Laila suka kepadanya. Laila jauh lebih terbuka sehingga membuatnya merasa bisa lebih dekat dengan Nayla. Namun, Nayla menganggapnya lain. Sedangkan, sahabat Nayla lainnya yang bernama Gita jauh lebih adil dibanding Nayla dan Laila. Ia lebih netral karena benar-benar fokus untuk belajar di pondok pesantren. Ia selalu bertingkah manja dan belum memikirkan masalah cinta.

Perjalanan Wahyu Subuh Junior banyak mendapat hambatan, baik dari orang lain (Ashar dan Laila), hingga dari Nayla sendiri dengan sikap tarik ulurnya dalam menerima pendekatan Wahyu Subuh Junior. Ia juga turut mendapat hambatan dari Najib. Sedangkan, ibu dan kakeknya ingin Wahyu subuh Junior fokus ke pendidikannya agar dia bisa mengganti kakeknya sebagai pemilik pondok pesantren.(Rul)

Credit: Ruly Riantrisnanto

Like this article?

0 likes & 0 dislikes


Comments 0
Sign in to post a comment
Terpopuler